-->

Notification

×

SPPG Program MBG di Tadewa–Wera Dihentikan Sementara, Diduga Terkait Kasus Keracunan Massal

Sunday, April 5, 2026 | April 05, 2026 WIB | 2026-04-05T07:31:50Z
Ilustrasi Tambira Media / Al


BIMA, TM – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas menyusul dugaan kasus keracunan yang menimpa puluhan warga penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tadewa, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.


Korban dilaporkan terdiri dari anak-anak hingga ibu hamil yang sebelumnya mengonsumsi makanan dari program tersebut. Insiden ini langsung menjadi perhatian serius berbagai pihak, mengingat program MBG merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.


Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Nusa Tenggara Barat, Eko, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Sebagai langkah awal penanganan, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga menjadi sumber masalah resmi dihentikan sementara.


“Kami sudah menerima laporan dan langsung meneruskannya ke pimpinan. Untuk sementara, operasional SPPG di wilayah tersebut dihentikan,” ujar Eko, Minggu (5/4/2026) dilansir Media Metromini


Menurutnya, penghentian sementara ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat sekaligus untuk mempermudah proses investigasi lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.


BGN juga menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut, termasuk aspek pengolahan makanan, distribusi, hingga pengawasan di lapangan.


Sementara itu, masyarakat berharap agar kejadian ini segera diusut tuntas dan menjadi bahan evaluasi agar program yang bertujuan baik ini tidak justru menimbulkan dampak buruk bagi penerima manfaat.


Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait sumber pasti penyebab dugaan keracunan tersebut. (Red

×