![]() |
| Kondisi fasiltas umum setelah dibersihkan Pemkot Bima |
Kota Bima, – Pemerintah Kota Bima melalui Dinas PUPR memberikan klarifikasi terkait kondisi fasilitas umum di kawasan Lapangan Serasuba yang sebelumnya dilaporkan tidak terawat. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Revitalisasi Lapangan Serasuba, Wahyuni, menegaskan bahwa area tersebut saat ini masih dalam tahap pemeliharaan dan belum dibuka untuk umum.
Menurut Wahyuni, fasilitas seperti toilet dan Pos Pengamanan (Pos Pam) belum diserahterimakan secara resmi kepada pemerintah daerah. Secara administratif, tanggung jawab pengelolaan masih berada di pihak kontraktor hingga seluruh tahapan pekerjaan, termasuk tahap kedua, selesai.
“Lapangan Serasuba saat ini masih dipagar dan belum dapat diakses masyarakat karena secara legal memang belum dibuka untuk umum,” jelasnya saat meninjau langsung proses pembersihan fasilitas di lokasi, Sabtu (4/4/2026).
Ia juga menanggapi temuan fasilitas yang kotor, termasuk wastafel yang tercemar, dengan menyebut hal tersebut sebagai akibat tindakan vandalisme dan penerobosan ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Padahal, fasilitas tersebut masih dalam kondisi terkunci.
Selain itu, belum berfungsinya aliran air dan listrik di lokasi dijelaskan sebagai langkah efisiensi. Instalasi akan diaktifkan secara permanen setelah proses serah terima dan peresmian guna menghindari pembengkakan biaya operasional selama masa tunggu.
Wahyuni mengakui bahwa pengawasan di area tersebut menghadapi sejumlah kendala, mulai dari luasnya kawasan hingga pagar sementara yang kerap dirusak serta akses masuk yang dijebol oleh oknum pada malam hari.
“Kami sangat menyayangkan adanya tindakan yang merusak fasilitas yang dibangun dari uang rakyat. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga,” tegasnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemkot Bima telah memerintahkan pihak pelaksana proyek untuk segera membersihkan dan mensterilkan kembali seluruh fasilitas. Selain itu, pengamanan di lokasi juga akan diperketat guna mencegah akses ilegal hingga waktu peresmian resmi dilakukan.
Pemerintah Kota Bima turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan media atas pengawasan yang dilakukan. Namun demikian, seluruh elemen masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga aset daerah agar dapat dimanfaatkan secara optimal saat resmi dibuka nanti. (Red)


