-->

Notification

×

Pelajar di Bima Jadi Korban Panah Misterius, Tertancap di Pelipis Saat Melintas Malam Hari

Sunday, April 5, 2026 | April 05, 2026 WIB | 2026-04-05T01:18:46Z
Ilustrasi Tambora Media /! Al


BIMA, TM – Aksi kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Bima. Seorang pelajar menjadi korban penganiayaan menggunakan panah oleh orang tak dikenal pada Sabtu malam, 4 April 2026.


Peristiwa tersebut terjadi di jalan lintas Rabakodo–Tente, tepatnya di depan SDN Inpres Rabakodo, Kecamatan Woha.


Korban saat itu tengah berboncengan bertiga menggunakan sepeda motor dari arah Talabiu menuju Desa Samili. Namun nahas, saat melintas di lokasi kejadian, korban yang duduk di bagian belakang tiba-tiba terkena anak panah yang menghantam pelipis kanan, tepat di bawah mata.


Serangan mendadak tersebut membuat korban dan rekannya panik. Mereka kemudian langsung menuju Polsek Woha untuk melaporkan kejadian itu.


Petugas kepolisian yang menerima laporan segera membawa korban ke Puskesmas Woha guna mendapatkan penanganan medis. Tim medis berhasil mengevakuasi anak panah dari wajah korban sekitar 20 menit setelah kejadian.


Usai mendapatkan perawatan, korban bersama keluarga, didampingi aparat kepolisian, melanjutkan proses pelaporan resmi ke Polres Bima.


Hingga saat ini, pelaku penganiayaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan tetap aman dan kondusif.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan jika mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut. (Red

×