-->

Notification

×

Dugaan Keracunan MBG di Wera, Anak Jadi Korban: Dapur dan Pengawasan Disorot Tajam

Sunday, April 5, 2026 | April 05, 2026 WIB | 2026-04-05T02:40:40Z
Ilustrasi Media Metromini / Google Al


BIMA, TM – Dugaan keracunan makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Seorang anak di Desa Tadewa dilaporkan mengalami kondisi mengkhawatirkan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut pada Sabtu, 4 April 2026.


Peristiwa ini langsung memicu kekhawatiran dan reaksi keras dari masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan kualitas pengolahan makanan serta lemahnya pengawasan dalam proses distribusi hingga penyajian.


Dalam berbagai tanggapan yang beredar, warga menyoroti kemungkinan terjadinya kontaminasi silang serta kurangnya pemahaman pekerja dapur terhadap standar operasional prosedur (SOP).


“Bahaya ini bisa saja disebabkan oleh kontaminasi silang dan kebersihan dapur yang tidak terjaga, apalagi jika pekerja belum memahami SOP dengan baik,” ujar salah satu warga dilansir Media Metromini


Selain itu, dugaan kelalaian dalam sistem pengawasan juga menjadi sorotan serius. Warga menilai pengawasan saat makanan disajikan kepada penerima manfaat tidak dilakukan secara ketat.


“Diduga pengawasan saat distribusi dan penyajian tidak maksimal. Ini pelanggaran serius dan harus segera diusut tuntas,” tegas warga lainnya.


⚠️ Dua Titik Rawan: Dapur dan Distribusi


Kasus ini mengarah pada dua titik krusial dalam pelaksanaan program MBG, yakni proses pengolahan di dapur dan sistem distribusi makanan. Beberapa potensi masalah yang disorot antara lain:


Standar kebersihan dapur yang diduga tidak terpenuhi


Risiko kontaminasi silang antar bahan makanan


Sumber daya manusia (SDM) yang belum memahami SOP pengolahan pangan


Distribusi makanan yang kurang terkontrol dan minim pengawasan


Jika dugaan ini terbukti, maka persoalan tersebut tidak hanya sebatas kelalaian teknis, tetapi berpotensi menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak-anak sebagai penerima manfaat program.


🔎 Desakan Publik: Usut Tuntas dan Transparan


Masyarakat kini mendesak pihak terkait untuk segera mengambil langkah tegas dan transparan dalam menangani kasus ini. Beberapa tuntutan yang mengemuka di antaranya:


Mengidentifikasi dapur penyedia makanan MBG


Melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap SOP


Mengaudit standar kebersihan dan keamanan pangan


Menindak tegas pihak yang terbukti lalai


Program MBG yang sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak diharapkan tidak justru menjadi sumber risiko kesehatan. Publik menegaskan bahwa keselamatan anak harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dikompromikan. (Red

×