-->

Notification

×

Lobi Bupati Ady Mahyudi Berbuah Manis, 16 Desa Pesisir Bima Dapat Kampung Nelayan Merah Putih

Tuesday, August 25, 2026 | August 25, 2026 WIB | 2026-08-25T15:44:23Z
Tambora Media / AI


BIMA, TM – Perjuangan dan lobi Bupati Bima Ady Mahyudi kepada Pemerintah Pusat untuk menghadirkan program pembangunan bagi masyarakat Kabupaten Bima mulai membuahkan hasil. Salah satu program yang kini dipastikan terealisasi adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 16 desa wilayah pesisir.


Program yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI tersebut dijadwalkan mulai memasuki tahap pelaksanaan pada September 2026. Sebelum pembangunan dimulai, pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Bima akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah desa penerima program.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima, Tajuddin, SH., M.Si, mengatakan sosialisasi perdana akan dilaksanakan di Desa Lamere, Kecamatan Sape, pada Rabu, 26 Agustus 2026.


“Untuk tahap awalnya, tim dari pusat bersama kami dari Pemerintah Daerah akan turun sosialisasi dulu program KNMP ini pada masyarakat di 16 desa. Kita mulai sosialisasi di Desa Lamere pada Rabu lusa, 26 Agustus,” ujar Tajuddin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/8/2026).


16 Desa Jadi Lokasi KNMP


Sebanyak 16 desa yang mendapatkan program KNMP tersebar di sejumlah kecamatan pesisir Kabupaten Bima.


Di Kecamatan Sape, program tersebut mencakup Desa Lamere, Buncu, Sangia dan Bajo Pulau. Kemudian di Kecamatan Sanggar meliputi Desa Kore, Sandue, Boro dan Piong.


Sementara di Kecamatan Langgudu terdapat Desa Rompo, Karumbu, Sambane, Dumu, Kangga, Karampi dan Sarae Ruma. Sedangkan satu desa lainnya adalah Desa Lambu, Kecamatan Lambu.


Tajuddin menyebut nilai anggaran pembangunan KNMP berbeda-beda di setiap desa. Besarannya diperkirakan mulai dari Rp2 miliar hingga Rp9 miliar, tergantung luas lahan yang telah disepakati dan disediakan oleh masing-masing desa.


Jika seluruh tahapan terealisasi, total anggaran yang disiapkan Pemerintah Pusat untuk 16 desa tersebut diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.


“Untuk tahap pertama, Pemerintah Kabupaten Bima akan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp50 miliar. Dana tersebut akan dipergunakan untuk kelancaran pembangunan KNMP pada 16 desa dimaksud,” jelasnya.


Pembangunan Dilakukan Bertahap
Menurut Tajuddin, pelaksanaan pembangunan KNMP direncanakan berlangsung dalam dua hingga tiga tahap. Sejumlah pekerjaan nantinya akan dilaksanakan oleh pihak ketiga yang memenangkan proses tender dari pemerintah pusat.


Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan fisik hingga pengadaan berbagai peralatan yang dibutuhkan dalam kawasan kampung nelayan.
Namun, Tajuddin mengaku belum dapat memastikan secara rinci seluruh paket pekerjaan yang akan dikerjakan di masing-masing desa. Hal tersebut masih menunggu hasil sosialisasi bersama tim dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Bima dan pemerintah desa.


“Intinya, program KNMP yang diperjuangkan oleh Bapak Bupati Bima di tingkat pusat ini salah satunya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui penataan kawasan permukiman, pembangunan sarana dan prasarana pendukung serta penguatan ekonomi masyarakat pesisir,” katanya.


Dari Dermaga hingga Pabrik Es


Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah fasilitas yang berpotensi dibangun melalui program KNMP antara lain dermaga, gudang beku, pabrik es, menara pandang, docking kapal, tempat pelelangan ikan, drainase, gedung perkantoran dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.


Program tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi kawasan permukiman nelayan, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, meningkatkan fasilitas penunjang perikanan, serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi nelayan.


Dengan masuknya program KNMP di 16 desa, Kabupaten Bima berpeluang mendapatkan suntikan pembangunan bernilai besar dari Pemerintah Pusat. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak baru ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Bima. (Red)


Tambora Media — Ungkap Fakta Dibalik Data.

×