-->

Notification

×

Bupati Ady Mahyudi Gandeng BAZNAS RI, Zakat Didorong Jadi Instrumen Pengentasan Kemiskinan di Bima

Monday, September 28, 2026 | September 28, 2026 WIB | 2026-09-28T09:24:37Z
Bupati Bima saat mendatangi Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia


Jakarta, TM — Pemerintah Kabupaten Bima terus memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dalam mengoptimalkan potensi zakat sekaligus memperluas manfaat dana sosial keagamaan bagi masyarakat.


Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja dan koordinasi langsung Bupati Bima, Ady Mahyudi, ke Kantor BAZNAS RI Pusat di Jakarta, Senin (28/9/2026).


Bupati Bima disambut Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Provinsi NTB, H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., bersama jajaran pengurus BAZNAS RI. Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya antara BAZNAS RI dan Pemerintah Kabupaten Bima di Kantor Bupati Bima pada Selasa (22/9/2026).


Dalam audiensi tersebut, Bupati Ady Mahyudi menegaskan kesiapan Pemkab Bima untuk membangun kolaborasi yang profesional, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).


“Pemerintah Kabupaten Bima memiliki komitmen tinggi untuk mengoptimalkan potensi zakat di daerah. Kami siap berkolaborasi erat dengan BAZNAS RI guna menyukseskan berbagai program prioritas nasional demi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Bima,” ujar Ady Mahyudi.


Menurut Bupati, kerja sama tersebut diharapkan dapat menyelaraskan 13 program prioritas BAZNAS RI dengan agenda pembangunan daerah Kabupaten Bima.


Salah satu fokus utama kolaborasi adalah mempercepat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS.


Sementara itu, H. Syarifuddin memaparkan sejumlah program unggulan BAZNAS RI yang berpotensi dikolaborasikan dengan Pemerintah Kabupaten Bima.


Program tersebut antara lain penanggulangan kemiskinan, tanggap bencana, bantuan biaya pendidikan, Rumah Sehat BAZNAS, Rumah Layak Huni, serta fasilitas Kartu Sehat.


BAZNAS RI juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui bantuan permodalan berbasis masjid dan majelis taklim, pemberdayaan kelompok peternak, serta program Lumbung Pangan.


Selain itu, terdapat program penyediaan akses listrik dan penerangan bagi wilayah terpencil, Air Bersih, Bank Sampah, Mualaf Center BAZNAS, serta dukungan terhadap Sekolah dan Pesantren Layak Belajar.


Berbagai program tersebut diharapkan dapat diintegrasikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan di Kabupaten Bima, sehingga manfaat dana zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan dan peningkatan kemandirian masyarakat.


Melalui koordinasi tersebut, Pemkab Bima dan BAZNAS RI diharapkan dapat membangun pola kemitraan yang terarah dan berkelanjutan, khususnya dalam memperluas jangkauan program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bima.


Dengan optimalisasi potensi zakat dan pengelolaan yang semakin terintegrasi, sinergi kedua lembaga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan daerah. (Red)

×