![]() |
| Polisi saat mengama lokasi blokir Jalan dan mengamankan 2 pemuda |
BIMA, TM – Kericuhan antar pemuda pecah saat acara joget di sebuah kegiatan Orgen Tunggal di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Kamis (2/4/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah warga mengalami luka-luka dan memicu konsentrasi massa hingga aksi blokir jalan.
Insiden terjadi sekitar pukul 17.00 WITA di lokasi acara yang berlangsung di kediaman Herman Yasin (53), seorang petani yang beralamat di Dusun Muku, Desa Sanolo. Awalnya, kegiatan hiburan berjalan seperti biasa, namun situasi berubah memanas ketika terjadi perkelahian antara kelompok pemuda dari dua dusun.
Akibat bentrokan tersebut, beberapa pemuda yang berasal dari Dusun Sonco dilaporkan mengalami luka-luka. Tidak terima dengan kejadian itu, warga Dusun Sonco kemudian berkumpul dalam jumlah besar dan melakukan aksi pemblokiran jalan sebagai bentuk protes.
Massa menuntut agar para pelaku pemukulan segera ditangkap dan diproses secara hukum. Situasi sempat memanas dan berpotensi meluas sebelum aparat kepolisian turun tangan.
Personel dari Polsek Bolo bersama Sub Sektor Daru yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bolo segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
"Kami mengimbau warga agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian," ujarnya Kapolsek, AKP Nurdin.
Setelah dilakukan penggalangan, massa akhirnya membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Kondisi keamanan di lokasi pun berangsur kondusif.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan, terutama dalam kegiatan hiburan yang melibatkan banyak orang agar tidak berujung pada konflik antarwarga. (Red)


