![]() |
| Kebakaran di Kelurahan Paruga |
KOTA BIMA, TM – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik pasangan suami istri (pasutri), Endang dan Masrun, warga RT 08, Lingkungan Sigi, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Kobaran api yang melalap rumah korban menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat dengan rumah-rumah warga yang saling berdekatan.
Berdasarkan video yang beredar, api terlihat membakar rumah korban hingga memicu kepanikan warga di sekitar lokasi. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran kebakaran dapat merembet ke bangunan lain apabila tidak segera ditangani.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Berkat penanganan petugas, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merembet dan membakar rumah warga lainnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran maupun total kerugian material yang dialami Endang dan Masrun. Informasi lebih lanjut terkait kronologi kejadian juga masih menunggu keterangan dari pihak berwenang.
Warga Diimbau Waspada Potensi Kebakaran
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih pada musim kemarau ketika kondisi lingkungan cenderung kering dan api dapat lebih mudah menyebar.
Masyarakat diimbau memastikan kompor dalam keadaan mati setelah digunakan, memeriksa instalasi listrik secara berkala, serta tidak meninggalkan lilin atau sumber api lainnya tanpa pengawasan.
Selain itu, warga di kawasan permukiman padat diharapkan tetap memperhatikan keamanan lingkungan dan memastikan akses jalan bagi kendaraan pemadam kebakaran tidak terhalang apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
Untuk masyarakat Kota Bima yang membutuhkan bantuan pemadam kebakaran, dapat menghubungi layanan Damkar melalui nomor telepon 0374-6644372 atau WhatsApp 085135767642.
Kecepatan pelaporan dan penanganan menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas serta meminimalkan risiko terhadap keselamatan warga dan kerugian material. (Red)


