-->

Notification

×

Kebakaran Hebat di Wera Bima, Lima Rumah Rata dengan Tanah, Kerugian Ditaksir Rp600 Juta

Friday, October 23, 2026 | October 23, 2026 WIB | 2026-10-23T10:20:53Z

Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Wanca, Desa Ntoke, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima

BIMA, TM — Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Wanca, Desa Ntoke, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 08.00 WITA. Sebanyak enam rumah warga terdampak, dengan lima rumah di antaranya hangus terbakar hingga rata dengan tanah dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian samping.


Peristiwa tersebut mengakibatkan enam warga kehilangan tempat tinggal serta berbagai harta benda yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan mereka. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp600 juta.


Kepala Desa Ntoke, Muhidin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kobaran api melalap bangunan rumah beserta hampir seluruh isinya, termasuk dokumen penting, uang tunai, emas, pupuk, bibit jagung, kawat, hingga berbagai peralatan pertanian milik warga.


Enam warga yang terdampak kebakaran masing-masing Yakup alias Ama Fika, Akwan, H. Abdara, Ilyas Abdara, Mursalim, dan Salle.

“Kerugian diperkirakan sekitar Rp600 juta,” ungkap Muhidin.


Besarnya kerugian tidak hanya berasal dari kerusakan bangunan, tetapi juga hilangnya barang berharga serta perlengkapan pertanian yang digunakan warga untuk menunjang mata pencaharian mereka.


Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran dan titik awal munculnya api belum diketahui secara pasti. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai faktor yang memicu kobaran api hingga menghanguskan lima rumah warga tersebut.


Musibah ini menjadi pukulan berat bagi para korban yang kini harus menghadapi kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam waktu singkat.


Diperlukan perhatian serta dukungan dari berbagai pihak untuk membantu meringankan beban warga terdampak agar mereka dapat memenuhi kebutuhan mendesak dan kembali menata kehidupan setelah musibah tersebut. (Red) 

×