![]() |
| Herman atau Pemilik Aku Facebooo Elang Al Fath (pojok kiri Kaos Hitam) saat pertuna di Kantor Desa Kore dengan Pemain Volly Ball Putri Desa Piong |
Bima, TM — Polemik terkait sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diduga menyindir salah satu tim voli putri dalam Turnamen Kades Cup I Desa Kore 2026, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, akhirnya diselesaikan secara damai.
Unggahan dari akun Facebook Elang Al Fath beberapa waktu lalu sempat menuai sorotan dari pecinta olahraga bola voli, khususnya pemain Tim Voli Putri Kijang Mas dan warga Desa Piong.
Unggahan tersebut diduga berkaitan dengan salah satu pertandingan yang mempertemukan Tim Voli Putri Kijang Mas Desa Piong Vs Mbuju dalam ajang Turnamen Kades Cup I Desa Kore 2026.
Untuk meredam polemik dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan, Panitia Turnamen bersama Pemerintah Desa Kore dan pihak keamanan Polsek Sanggar mempertemukan kedua belah pihak di Aula Kantor Desa Kore, Sabtu (8/8/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Desa Kore, Ketua Panitia Turnamen, Bhabinkamtibmas Desa Piong, Kanit Reskrim Polsek Sanggar, Ketua Karang Taruna Kijang Mas Desa Piong, Tim Voli Putri Kijang Mas, serta BPD Desa Kore.
Dalam forum tersebut, Herman selaku pemilik akun Facebook Elang Al Fathih mengakui kesalahannya terkait unggahan video yang dinilai telah menimbulkan polemik.
Herman kemudian menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak yang merasa dirugikan, khususnya Bunga dan keluarga besar Desa Piong.
“Saya atas nama Herman atau pemilik akun Elang Al Fath meminta maaf atas unggahan saya di media sosial secara pribadi kepada adinda Bunga dan keluarga Desa Piong yang dirugikan,” ujarnya di hadapan forum.
Herman juga menegaskan bahwa permohonan maaf tersebut disampaikan atas nama pribadi, bukan mewakili panitia Turnamen Kades Cup I Desa Kore.
Ia menjelaskan, dirinya saat ini sudah tidak lagi menjadi bagian dari kepanitiaan turnamen tersebut.
“Permohonan maaf ini bukan atas nama panitia, melainkan atas nama pribadi. Dan saya juga tidak lagi menjadi anggota Panitia Volly Ball Cup I Desa 2026,” terangnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah bersama untuk mengakhiri polemik yang sempat berkembang di tengah masyarakat dan menjaga suasana kondusif selama pelaksanaan Turnamen Kades Cup I Desa Kore 2026.
Dengan adanya klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara damai dan kekeluargaan. (Red)


