-->

Notification

×

Digulung Tengah Malam! Jaringan Sabu Tambora Runtuh, Empat Terduga Dibekuk, 54 Poket Siap Edar Disita

Friday, August 7, 2026 | August 07, 2026 WIB | 2026-08-07T11:00:58Z

Tambora Media / AI 

Bima, TM – Komitmen Polres Bima Polda NTB dalam memerangi peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan. Operasi yang berlangsung sejak Kamis malam (6/8) hingga Jumat dini hari (7/8/2026) berhasil membongkar jaringan pengedar sabu yang diduga beroperasi di wilayah Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima.


Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan empat orang terduga pelaku, terdiri dari tiga pria dan satu perempuan. Dari tangan para terduga, polisi menyita 54 poket sabu siap edar, uang tunai yang diduga hasil transaksi narkoba, serta beberapa unit telepon seluler yang kini dijadikan barang bukti.


Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek Tambora Iptu Suhadak langsung memerintahkan tim melakukan penyelidikan hingga akhirnya bergerak ke tiga lokasi berbeda di Desa Oi Bura dan Desa Labuhan Kananga.


Empat terduga yang diamankan masing-masing berinisial SB (39) dan AR (46), warga Desa Kananga, serta FA (29) dan YA (38), pasangan suami istri asal Desa Oi Bura. Berdasarkan keterangan kepolisian, YA diketahui merupakan seorang oknum guru SD di Kecamatan Pekat.


Dari lokasi pertama, polisi menyita enam klip sabu siap edar dan satu unit ponsel. Di lokasi kedua ditemukan satu klip sabu, uang tunai Rp605 ribu, dan satu unit ponsel. Sementara di lokasi ketiga, petugas mengamankan 45 klip sabu siap edar, uang tunai Rp985 ribu, serta satu unit ponsel.


Kasat Resnarkoba Polres Bima, AKP Dediansyah, membenarkan pengungkapan tersebut. Ia mengatakan keempat terduga kini masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap peran masing-masing sekaligus menelusuri jaringan pemasok narkotika yang diduga lebih besar.


"Keempat terduga masih diperiksa secara intensif. Kami akan mengusut tuntas asal-usul barang haram ini dan membongkar jaringan yang berada di belakangnya," tegasnya.


Keberhasilan pengungkapan ini menjadi sinyal bahwa aparat kepolisian terus memperketat pengawasan terhadap peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Bima. Polisi juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. (Red

×