-->

Notification

×

Kontraktor Proyek Talud di Desa Taloko Bantah Tudingan Tak Bayar Gaji, Hak Sudah Dipenuhi

Thursday, August 6, 2026 | August 06, 2026 WIB | 2026-08-06T05:53:43Z

Pekerjaan Talud di Desa Taloko, Tambora Media/AI

BIMA, TM – Kontraktor pelaksana proyek talud di Desa Taloko, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Kontraktor, akhirnya angkat bicara terkait isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan tidak dibayarnya gaji pekerja proyek tersebut.


Kontraktor menegaskan bahwa informasi yang menyebut pihaknya mengabaikan hak para pekerja tidak benar. Menurutnya, sejak awal hingga pekerjaan selesai, seluruh kebutuhan pekerja di lapangan, termasuk pembayaran upah, telah dipenuhi sesuai tanggung jawab kontraktor.


"Sejak pekerjaan dimulai sampai selesai, kami tetap memenuhi kebutuhan para pekerja di lapangan. Hak-hak mereka tetap kami bayarkan," ujar kepada Tambora Media, Kamis (6/8/2026).


Ia menjelaskan, persoalan yang ramai diperbincangkan sebenarnya berkaitan dengan seorang mandor yang pernah dipercaya mengawasi pekerjaan di lapangan. Namun, yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari posisinya sebelum pekerjaan berakhir.


"Sebenarnya dia sudah mengundurkan diri sebagai mandor. Kami juga sudah memberikan upah sebesar Rp3 juta, tetapi dia tidak menerima. Bahkan biaya operasional selama pekerjaan sudah terpenuhi semua," jelasnya.


Ia mengaku memiliki bukti pembayaran berupa transfer yang dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan, menurutnya, para pekerja yang berada di lokasi mengetahui kronologi persoalan tersebut.


"Bukti transfer semuanya ada. Para pekerja di lapangan juga mengetahui persoalan ini. Dia hanya menjadi mandor satu pekerjaan, bukan lebih," katanya.


Ia menambahkan, selama pelaksanaan proyek, pihaknya selalu berupaya memenuhi kewajiban terhadap seluruh pekerja. Karena itu, ia membantah tudingan bahwa kontraktor mengabaikan pembayaran upah.


"Kami tidak pernah menutup mata terhadap persoalan di lapangan. Kalau memang ada masalah, kami tetap bertanggung jawab. Hak pekerja dan kewajiban kami sebagai kontraktor tetap kami penuhi selama ini," tegasnya.


Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan dari pihak yang menyampaikan tudingan di media sosial. Tambora Media masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi sehingga informasi dapat disajikan secara berimbang sesuai prinsip jurnalistik. (Red

×