![]() |
| Kondisi Dam di Keluhan Kodo di Keluhkan Warga saat ini |
Kota Bima, TM – Kondisi Dam Raba Duwe yang berada di Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, menjadi perhatian warga. Infrastruktur yang dulunya menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi masyarakat sekaligus sumber pengairan bagi lahan pertanian, kini disebut mengalami kondisi memprihatinkan.
Sorotan tersebut disampaikan warga melalui media sosial. Salah seorang warga, Tulus Aji Gribo, melalui akun Facebook miliknya pada Jumat (27/6/2026), mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Dam Raba Duwe yang menurutnya kini tidak lagi seperti dahulu.
Dalam unggahannya, ia mengenang Dam Raba Duwe yang sebelumnya kerap didatangi warga dari berbagai desa untuk menikmati suasana dan keindahan alam di kawasan tersebut.
“Dulu Dam ini selalu dikunjungi orang dari berbagai penjuru desa untuk menikmati langsung suasana dan keindahan alam di sini. Di samping itu juga Dam ini adalah sumber kehidupan bagi petani yang ada di Kelurahan Dodu. Sekarang tinggal kenangan,” tulisnya.
Ia juga meminta perhatian Pemerintah Kota Bima agar kondisi Dam Raba Duwe dapat segera diperhatikan dan ditangani.
“Mohon pemerintah yang ada di Kota Bima perhatikan Dam yang ada di Kelurahan Dodu,” lanjutnya.
Bagi masyarakat setempat, keberadaan dam tidak hanya berkaitan dengan fungsi infrastruktur pengairan, tetapi juga memiliki nilai penting bagi aktivitas pertanian dan kehidupan warga.
Kerusakan atau tidak optimalnya fungsi dam dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kebutuhan air bagi lahan pertanian, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupannya dari sektor tersebut.
Selain persoalan pertanian, warga juga berharap kawasan Dam Raba Duwe kembali mendapat perhatian sebagai salah satu potensi ruang rekreasi dan kawasan yang memiliki daya tarik alam.
Keluhan tersebut menjadi suara masyarakat yang berharap pemerintah terkait dapat melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi Dam Raba Duwe, sekaligus memastikan langkah penanganan yang diperlukan.
Warga berharap perhatian pemerintah tidak hanya sebatas perbaikan fisik, tetapi juga mencakup pemeliharaan dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan sehingga fungsi dam sebagai sumber pengairan maupun potensi wisata masyarakat dapat kembali dirasakan.
Suara warga kini tertuju pada pemerintah: mampukah Dam Raba Duwe kembali hidup dan tidak sekadar menjadi kenangan? (Red)
Tambora Media — Ungkap Fakta di Balik Data.


