![]() |
| Tambora media / Al |
KOTA BIMA, TM – Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Kota Bima. Tiga remaja menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Alfamart Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kamis dini hari, 7 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WITA.
Peristiwa berdarah tersebut sontak menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan itu. Ketiga korban mengalami luka akibat dugaan sabetan senjata tajam di bagian tubuh yang berbeda.
Korban pertama, Afrizal (16), warga Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, mengalami luka pada paha kanan. Sementara M. Nabil (15), warga Desa Ntoke, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, mengalami luka di bagian punggung sebelah kiri. Sedangkan Al Furkan (17), warga Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, mengalami luka di bagian kepala.
Usai kejadian, para korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Kota Bima dan RSUD Kabupaten Bima untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas IPDA Baiq Fitria Ningsih membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam di sekitar perempatan Sadia hingga depan Alfamart Sadia.
“Mendapat laporan tersebut, personel piket fungsi Polres Bima Kota langsung menuju lokasi kejadian untuk mengamankan situasi dan melakukan olah TKP awal,” ujar IPDA Baiq Fitria Ningsih, Kamis (7/5/2026).
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati para korban dalam kondisi terluka akibat dugaan sabetan senjata tajam. Sekitar pukul 02.30 WITA, polisi kemudian mengarahkan pihak keluarga korban untuk membuat laporan resmi di SPKT Polres Bima Kota.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap identitas pelaku yang terlibat dalam aksi pembacokan tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terkait pelaku maupun motif kejadian,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Peristiwa ini memicu keresahan masyarakat Kota Bima karena melibatkan remaja dan terjadi di kawasan yang cukup ramai dilalui warga pada malam hari. Warga berharap pelaku segera ditangkap agar situasi keamanan tetap kondusif. (Red)


