-->

Notification

×

Pilih Keluarga dan Regenerasi, AIPDA Wawan Setiawan Mundur dari Jabatan Kanit Reskrim Polsek Sanggar

Wednesday, May 6, 2026 | May 06, 2026 WIB | 2026-05-06T04:47:07Z

 AIPDA Wawan Setiawan, SE, 

Bima, TM – Keputusan mengejutkan datang dari jajaran Polsek Sanggar, Polres Bima. AIPDA Wawan Setiawan, SE, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kanit Reskrim setelah bertahun-tahun mengabdi dalam penegakan hukum.


Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Wawan memilih mundur bukan karena keterbatasan kemampuan, melainkan sebagai bentuk prioritas terhadap keluarga serta komitmen membuka ruang bagi generasi muda di institusi kepolisian.


“Ini bukan soal tidak mampu, tapi soal pilihan hidup. Saya ingin lebih fokus pada keluarga, sekaligus memberi kesempatan kepada junior untuk berkembang,” ungkapnya.


Selama menjabat sebagai Kanit Reskrim, Wawan dikenal sebagai sosok tegas namun humanis. Ia konsisten menangani berbagai kasus di wilayah hukum Polsek Sanggar, mulai dari pencurian, penganiayaan, hingga konflik sosial seperti sengketa lahan antarwarga.


Tak hanya itu, pendekatan persuasif menjadi ciri khasnya. Dalam setiap perkara, ia selalu mengedepankan penyelesaian yang adil, bahkan mendorong mediasi jika konflik masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan.


“Beliau tidak banyak bicara, tapi kerja nyata. Setiap laporan masyarakat cepat ditindaklanjuti. Banyak warga merasakan langsung manfaat kehadirannya,” ujar salah satu tokoh masyarakat, Selasa (5/5/2026).


Perjalanan karier Wawan di kepolisian dimulai sejak tahun 2001. Ia telah mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Sabhara Polda Sumsel, Operasi Tegak Rencong BKO Polda NAD, hingga sejumlah unit di Polres Bima seperti Brigade Motor Lantas, Unit Laka Lantas, Unit SIM, Sat Reskrim, Ka SPKT, Kanit Provost, Kanit Samapta, hingga akhirnya dipercaya sebagai Kanit Reskrim Polsek Sanggar.


Kini, tongkat estafet kepemimpinan Reskrim Polsek Sanggar resmi diserahkan kepada putra daerah yang sebelumnya dikenal sebagai anggota Buser Polres Bima. Sosok tersebut dinilai memahami karakter wilayah serta dinamika masyarakat setempat.


Wawan menegaskan, jabatan hanyalah amanah yang bersifat sementara. Ia berharap, kepemimpinan baru dapat melanjutkan bahkan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


“Jabatan itu titipan. Sekarang waktunya saya kembali ke keluarga. Semoga apa yang sudah dibangun bisa diteruskan dengan lebih baik,” tutupnya.


Pengabdian panjang AIPDA Wawan Setiawan menjadi catatan penting dalam perjalanan Polsek Sanggar—sebuah dedikasi yang tak hanya dikenang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi penerus. (Red)

×