![]() |
| penemuan mayat remaja di Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota |
Kota Bima, TM – Misteri penemuan mayat remaja di Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, akhirnya terungkap. Aparat kepolisian memastikan korban tewas akibat tindak pidana pembunuhan. Lima orang terduga pelaku pun telah diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Korban diketahui bernama Muhammad Rangga (18), warga Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.
Kapolres Bima Kota melalui Kasi Humas, Ipda Baiq Fitria Ningsih, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat tim gabungan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, serta pengumpulan data di lapangan.
“Dari hasil penyelidikan, kasus ini mengarah pada tindak pidana pembunuhan. Kami juga telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat beserta sejumlah barang bukti,” ujarnya.
Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya satu bilah pisau dapur, satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah, serta satu unit Yamaha Mio Soul GT warna hitam.
Sementara itu, lima terduga yang diamankan masing-masing berinisial MI (17), MF (23), KU (16), MU (16), dan RF (20). Dari kelima terduga tersebut, salah satu di antaranya diduga sebagai pelaku utama penusukan terhadap korban.
Peristiwa tragis ini bermula dari keributan antara korban dengan salah satu terduga berinisial KU. Insiden tersebut diduga berlanjut pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.39 WITA, saat para terduga kembali dan melakukan penyerangan terhadap korban.
Korban diduga mengalami luka tusuk di bagian punggung yang dilakukan oleh terduga MI. Setelah kejadian, korban sempat melarikan diri dan bersembunyi hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang anak bernama Hafiz pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA di area tanah kosong dekat SMPN 7 Gindi. Saksi yang panik langsung memanggil warga, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Tak lama berselang, personel Polsek Asakota bersama Sat Reskrim Polres Bima Kota dan Unit Identifikasi turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Dari keterangan saksi lainnya, termasuk Fitrah, diketahui bahwa sebelum kejadian sempat terjadi cekcok antara korban dan para terduga.
Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bima Kota bergerak cepat melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan kelima terduga di lokasi berbeda.
“Hingga saat ini, kelima terduga masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk pendalaman lebih lanjut,” tambah Ipda Baiq.
Kasus ini kini ditangani Sat Reskrim Polres Bima Kota untuk proses hukum lebih lanjut. (Red)


