-->

Notification

×

Tatapan Berujung Maut, Dua Bersaudara di Bima Bacok Tetangga hingga Tewas

Monday, May 11, 2026 | May 11, 2026 WIB | 2026-05-11T02:55:15Z
Dua terduga pelaku masing-masing berinisial AN (21) dan F (18)

 

BIMA, TM – Peristiwa berdarah yang dipicu persoalan sepele kembali terjadi di Kabupaten Bima. Seorang pria berinisial SD (39) tewas setelah menjadi korban penganiayaan berat menggunakan senjata tajam oleh dua bersaudara di Dusun Nggaro, Desa Pandai, Kecamatan Woha, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.


Dua terduga pelaku masing-masing berinisial AN (21) dan F (18), yang merupakan kakak beradik kandung, berhasil diamankan aparat Polsek Woha kurang dari satu jam setelah kejadian.


Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Malik membenarkan insiden tragis tersebut. Ia menyebutkan, peristiwa itu berawal dari kesalahpahaman yang berujung cekcok.


“Dugaan sementara, kejadian dipicu hanya karena saling bertatapan yang kemudian memancing emosi,” ungkapnya.


Kapolsek Woha, AKP Muhtar, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban melintas di depan rumah pelaku. Salah satu pelaku diduga menatap korban, yang kemudian memicu teguran hingga adu mulut.


“Korban sempat menegur pelaku karena merasa dipandang tidak baik. Setelah itu korban pergi ke area persawahan di Dusun Nggaro,” jelas Muhtar.


Namun situasi tidak berhenti di situ. Kedua pelaku kemudian menyusul korban ke lokasi persawahan sambil membawa parang. Pertengkaran kembali terjadi hingga berujung aksi pembacokan.


Salah satu pelaku diduga pertama kali menyerang dengan membacok bagian perut kiri korban. Meski sempat tersungkur, korban kembali diserang secara brutal hingga mengalami luka parah.


Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Woha yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Woha. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.


Sekitar pukul 16.50 WITA, aparat kepolisian berhasil mengamankan kedua pelaku tanpa perlawanan. Polisi juga menyita sebilah parang yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.


Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Bima Kabupaten guna menjalani proses hukum lebih lanjut.


Pihak kepolisian memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Desa Pandai tetap kondusif pascakejadian. (Red

×