![]() |
| Korban diketahui bernama Mahmud Bin Juki (50), seorang karyawan honorer asal Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. |
KOTA BIMA, TM – Suasana pagi di Lingkungan Sadia II, Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima mendadak geger setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos, Kamis pagi, 7 Mei 2026 sekitar pukul 07.30 Wita.
Korban diketahui bernama Mahmud Bin Juki (50), seorang karyawan honorer asal Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Ia ditemukan tak bernyawa di kamar Kos Pelita 4 Putra.
Kasi Humas Polres Bima Kota, Ipda Baiq Fitria Ningish, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh kakak iparnya, Kalisom, yang datang ke lokasi sekitar pukul 05.30 Wita untuk membangunkan korban.
“Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan dalam posisi tertidur, namun sudah tidak bernapas,” ujar Ipda Baiq Fitria Ningish, Kamis (7/5/2026).
Penemuan itu sontak membuat warga sekitar panik dan berdatangan ke lokasi. Tak lama setelah menerima laporan masyarakat, personel gabungan Polres Bima Kota bersama Polsek Rasanae Barat langsung turun melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tim INAFIS Polres Bima Kota turut diterjunkan untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal terhadap korban.
“Mendapat laporan warga, personel gabungan langsung menuju TKP untuk melakukan pengecekan, pengamanan lokasi serta olah TKP oleh Tim INAFIS Polres Bima Kota,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas yang telah lama dideritanya.
Pihak kepolisian juga sempat berkoordinasi dengan keluarga terkait kemungkinan dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian. Namun, keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Usai proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi aparat kepolisian dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi saat aktivitas masyarakat mulai berlangsung pada pagi hari. Polisi memastikan situasi di lokasi tetap aman dan kondusif selama proses evakuasi berlangsung. (Red)


