![]() |
| Tambora Medi / AI |
Bima, TM — Sorotan publik terhadap penanganan sampah di Kabupaten Bima kembali mencuat. Kali ini, warganet mengungkap dugaan bahwa mobil pengangkut sampah milik pemerintah daerah justru disimpan di lahan pribadi, bukan di fasilitas resmi.
Informasi tersebut mencuat melalui komentar akun Facebook bernama Generasi Biru yang menyebut bahwa kendaraan operasional tersebut berada di wilayah Rabakodo, Kecamatan Woha. Ia menduga mobil tersebut sengaja ditempatkan di lokasi yang tersembunyi.
“Mobil ada di Rabakodo di lahan milik pribadi orang, coba datang cek. Sengaja disimpan di pojokan dalam biar tidak terlihat. Apa boleh mobil dinas disimpan di lahan milik pribadi orang?” tulisnya dalam komentar yang kini ramai diperbincangkan.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap dinas terkait yang dinilai tidak responsif terhadap persoalan sampah yang kian menumpuk di sepanjang jalan provinsi di Kecamatan Woha. Hingga saat ini, menurutnya, tumpukan sampah tersebut belum juga diangkut.
Keluhan ini menambah daftar panjang persoalan pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi atas dugaan tersebut, sekaligus mengambil langkah konkret untuk mengatasi penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu kesehatan dan keselamatan pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai kebenaran informasi tersebut. (Red)


