-->

Notification

×

Geger di Jatiwangi! Pemuda 18 Tahun Ditemukan Tewas, Keluarga Menangis Histeris

Sunday, May 10, 2026 | May 10, 2026 WIB | 2026-05-10T13:19:22Z
Tambora Media / AI


KOTA BIMA, TM – Warga Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Suasana mendadak berubah haru ketika keluarga korban tiba di lokasi dan tak kuasa menahan tangis.


Korban diketahui bernama Muhammad Rangga (18), warga Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota. Ia ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di atas tanah, memicu kepanikan warga sekitar.


Menurut keterangan warga setempat, Syafrudin, jasad korban pertama kali ditemukan oleh sejumlah anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi. Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada warga lainnya dan diteruskan ke pihak berwajib.


“Anak-anak yang melihat langsung memberitahukan ke warga, lalu kami laporkan ke aparat,” ujarnya.


Sekitar pukul 17.55 WITA, Tim Inafis Polres Bima Kota bersama pihak keluarga tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Tangis histeris keluarga pecah saat melihat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa.


Selanjutnya, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Kabupaten Bima guna dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.


Berdasarkan perkiraan awal, korban diduga telah meninggal dunia sejak pagi hari, sekitar pukul 05.00 WITA. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.


Keluarga korban mengaku sempat mencari keberadaan Rangga sejak malam sebelumnya karena tidak kunjung pulang. Namun, upaya pencarian tidak membuahkan hasil hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.


Pihak kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dari keluarga, saksi, serta warga sekitar guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.


Situasi di lokasi dilaporkan kembali kondusif sekitar pukul 18.25 WITA, meskipun duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban. (Red
×