![]() |
| Tambora media / Al |
SUMBAWA, TM — Peristiwa memilukan terjadi di Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Seorang pemuda berinisial GS (20) diduga tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, S (46), dengan menggunakan pisau dapur pada Selasa malam.
Insiden tragis ini diduga dipicu oleh konflik internal keluarga yang telah berlangsung sejak sehari sebelumnya. Berdasarkan keterangan kepolisian, perselisihan bermula saat korban menegur pelaku agar segera mencari pekerjaan. Teguran tersebut memicu ketegangan yang berujung pada pertikaian.
Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Utan, AKP Awaluddin, menjelaskan bahwa puncak kejadian terjadi sekitar pukul 19.00 WITA di rumah korban. Sebelumnya, korban sempat menampar pelaku saat cekcok terjadi. Meski pelaku sempat dibawa berobat ke puskesmas karena mengeluh sakit, diduga emosi yang terpendam belum mereda.
“Cekcok kembali terjadi pada malam hari. Dalam kondisi emosi, pelaku mengambil pisau dapur dan menusuk dada kiri korban,” ungkap AKP Awaluddin dilansir pulausumbawanews.net.
Akibat luka tusuk tersebut, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Utan, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Tidak hanya itu, seorang anggota keluarga lain berinisial M yang mencoba melerai juga mengalami luka robek di bagian lengan dan paha.
Pasca kejadian, suasana sempat memanas. Warga yang geram berusaha menghakimi pelaku. Beruntung, aparat kepolisian yang cepat tiba di lokasi berhasil mengamankan GS dan mencegah aksi main hakim sendiri.
Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Utan dan selanjutnya diserahkan ke Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Sumbawa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan dalam aksi tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Hingga saat ini, situasi di Desa Jorok dilaporkan telah kondusif dan dalam pengawasan petugas.(Red)


