-->

Notification

×

Wabup Bima Panen Raya Jagung Hibrida di Langgudu, Dorong Produktivitas dan Kelestarian Lingkungan

Thursday, March 26, 2026 | March 26, 2026 WIB | 2026-03-26T05:32:28Z
Wakil Bupati Bima, Irfan Zubaidy, saat menghadiri sekaligus melakukan panen raya jagung hibrida di So Lomba, Desa Waworada, Kecamatan Langgudu, 


BIMA, TM – Wakil Bupati Bima, Irfan Zubaidy, menghadiri sekaligus melakukan panen raya jagung hibrida di So Lomba, Desa Waworada, Kecamatan Langgudu, Rabu (25/3/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Wabup menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak hanya diukur dari hasil panen semata, tetapi juga dari upaya menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.


“Keberhasilan pertanian bukan hanya soal produksi, tetapi bagaimana petani mampu menjaga alam. Penanaman pohon adalah langkah sederhana dengan dampak besar bagi keberlangsungan kehidupan di masa depan,” ujarnya.


Kegiatan panen raya ini turut dihadiri oleh Camat Langgudu, unsur MUSPIKA, Kepala Desa Waworada Dahlan M. Said, serta para petani setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa dalam mendorong kemajuan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung hibrida.


Wabup menjelaskan, panen raya ini menjadi bukti nyata keberhasilan petani dalam mengelola lahan secara optimal. Ia juga memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para petani yang terus meningkatkan produksi.


Selain itu, para petani didorong untuk terus mengembangkan penggunaan bibit unggul serta menerapkan teknik pertanian yang lebih modern dan efisien guna meningkatkan hasil panen.


Di tengah suasana penuh keakraban, Wabup juga menyoroti peran strategis daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menyebut Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang harus terus dijaga produktivitasnya.


“Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab kita bersama untuk terus meningkatkan sektor pertanian,” tambahnya.


Pada kesempatan itu, Wabup juga mengimbau para petani agar memperhatikan aspek lingkungan dengan menanam minimal 10 pohon di setiap lahan yang dimiliki. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, memperkuat struktur tanah, serta mengurangi risiko bencana seperti banjir dan longsor.


Panen raya jagung hibrida di Langgudu ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. (Red)

×