-->

Notification

×

Warga Sambut Baik Pembangunan Bronjong di Desa Piong, Agus Apresiasi Respons Pemprov NTB

Tuesday, September 1, 2026 | September 01, 2026 WIB | 2026-09-01T10:44:27Z

Kegiatan bronjong di Desa Piong Kecamatan Sanggar Kab. Bima

BIMA, TM – Pekerjaan peningkatan tanggul sungai melalui pembangunan bronjong di Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, mendapat respons positif dari masyarakat setempat.


Pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman.


Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan yang dilaksanakan yakni Peningkatan Tanggul Sungai (Bronjong) Desa Piong Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima, dengan nilai kontrak sebesar Rp379.973.000.


Kontrak pekerjaan tercatat pada 14 Agustus 2026, dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender. Adapun pelaksana yang tercantum dalam papan informasi proyek adalah CV. Boro Jaya.


Sementara itu, pelaksanaan pekerjaan di lapangan ditangani oleh OM Syam.


Pelaksana Pastikan Pekerjaan Dilaksanakan Maksimal


OM Syam selaku pelaksana di lapangan mengatakan, pihaknya berkomitmen melaksanakan pekerjaan pembangunan bronjong tersebut secara maksimal sesuai dengan ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.


Menurutnya, pembangunan bronjong ini diharapkan dapat memperkuat tanggul sungai sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar dari ancaman erosi maupun derasnya arus air.


“Kami berupaya melaksanakan pekerjaan ini dengan sebaik-baiknya sesuai ketentuan dan spesifikasi yang ada. Mudah-mudahan hasilnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Piong,” ujar OM Syam Senin (1/9/2026). 


Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait terus dilakukan selama proses pekerjaan berlangsung agar pelaksanaan proyek berjalan lancar.


Warga Apresiasi Respons Pemprov NTB


Sementara itu, warga Desa Piong menyambut baik pembangunan bronjong tersebut. Masyarakat menilai keberadaan tanggul yang diperkuat sangat dibutuhkan, terutama untuk mengantisipasi potensi kerusakan akibat arus sungai ketika debit air meningkat.


Salah seorang warga Desa Piong, Agus, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB yang telah merespons aspirasi masyarakat terkait kondisi tanggul sungai di wilayah tersebut.


Menurut Agus, pembangunan bronjong ini merupakan salah satu harapan masyarakat yang selama ini dinantikan.


“Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB sudah merespons dengan baik apa yang menjadi harapan kami selama ini. Kami berharap pekerjaan bronjong ini dapat diselesaikan dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Agus.


Agus berharap perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur di Desa Piong dapat terus berlanjut, terutama pembangunan yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan.


Ia juga berharap pekerjaan tersebut dikerjakan dengan mengutamakan kualitas sehingga bangunan bronjong mampu bertahan dalam jangka panjang.


“Yang penting pekerjaan ini kualitasnya bagus dan kuat, sehingga bisa melindungi tanggul serta memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tambahnya.


Dengan adanya pembangunan bronjong tersebut, masyarakat Desa Piong berharap persoalan kerawanan tanggul sungai dapat diminimalkan, khususnya saat menghadapi peningkatan debit air pada musim hujan.


Warga juga mengapresiasi pemerintah daerah yang telah menindaklanjuti kebutuhan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air tersebut.


Masyarakat berharap pengawasan terhadap pekerjaan terus dilakukan hingga proyek selesai, sehingga pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah benar-benar sesuai perencanaan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (Red

Tambora Media — Ungkap Fakta Dibalik Data.

×