-->

Notification

×

Tampil Gemilang, Desa Rite Raih Juara Umum MTQH Ambalawi 2026

Thursday, September 17, 2026 | September 17, 2026 WIB | 2026-09-17T11:02:10Z

Kafilah Desa Rite berhasil meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXII Tingkat Kecamatan Ambalawi Tahun 2026

Bima, TM — Kafilah Desa Rite berhasil meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXII Tingkat Kecamatan Ambalawi Tahun 2026 yang berlangsung selama empat hari, 12–15 September 2026.


MTQH XXXII Kecamatan Ambalawi secara resmi ditutup oleh Bupati Bima Ady Mahyudi pada Selasa malam, 15 September 2026. Prosesi penutupan berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna (GSG) Oi Ncinggi, Dusun Keli, Desa Rite.


Kegiatan keagamaan tersebut diikuti sebanyak 75 peserta yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Ambalawi. Sejumlah cabang perlombaan turut dipertandingkan, di antaranya Tilawah Al-Qur’an, Hifzhil Al-Qur’an, Qasidah Rebana, dan Qasidah Modern.


Dari seluruh rangkaian perlombaan, Kafilah Desa Rite tampil sebagai peraih Juara Umum dan berhak menerima piala bergilir.


Penutupan MTQH turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima A. Muis, S.Sos., Kabag Kesra Setda Bima H. Ahyani, S.Ag., Camat Ambalawi bersama Ketua TP-PKK Kecamatan, unsur Muspika Kecamatan Ambalawi, para kepala desa serta Ketua TP-PKK desa se-Kecamatan Ambalawi.


Dalam sambutannya, Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQH XXXII Kecamatan Ambalawi.


Apresiasi tersebut disampaikan kepada panitia pelaksana, LPTQ, pemerintah kecamatan dan desa, dewan hakim, para kafilah, serta seluruh masyarakat Ambalawi yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.


Bupati juga menyerahkan piala bergilir kepada Kafilah Desa Rite sebagai Juara Umum. Selain itu, Bupati memberikan sumbangan pribadi sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Bima.


Kepada peserta yang belum berhasil meraih juara, Ady Mahyudi berpesan agar tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan.


Menurutnya, MTQH tidak semata-mata berorientasi pada perolehan juara, tetapi memiliki tujuan yang lebih utama, yakni membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadis.


"Kepada yang belum mendapatkan juara, saya berpesan jangan berkecil hati. Mengingat esensi utama kegiatan ini adalah bagaimana Al-Qur’an dan Hadis dibaca, dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Bupati.


Ia berharap semangat MTQH tidak berhenti setelah kegiatan ditutup, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat serta mendorong lahirnya generasi yang mampu membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis.


Dengan ditutupnya MTQH XXXII, Kecamatan Ambalawi diharapkan terus memperkuat pembinaan keagamaan serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an dan seni Islami. (Red)

×