-->

Notification

×

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak di Langgentu Donggo Dipasangi Batu dan Kayu oleh Warga

Monday, September 14, 2026 | September 14, 2026 WIB | 2026-09-14T09:36:06Z

Kondis jalan di desa O'o dipasang Kayu dan Baru oleh warga 

Bima, TM — Kecewa dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki, sekelompok warga memblokade akses jalan raya di Dusun Langgentu, Desa O’o, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (14/9/2026).


Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus luapan kekecewaan warga terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai sudah lama mengalami kerusakan, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan dari pemerintah.


Pantauan di lokasi, warga menutup badan jalan menggunakan sejumlah batu, kayu, dan ranting pohon. Penutupan tersebut membuat akses kendaraan dari maupun menuju Dusun Langgentu sempat terhenti.


Warga menilai kondisi jalan tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Terlebih saat hujan turun, sejumlah titik jalan menjadi becek dan sulit dilalui. Sementara ketika cuaca panas, kondisi jalan yang berdebu juga menambah ketidaknyamanan bagi pengguna jalan.


Salah seorang warga mengungkapkan, keluhan mengenai kerusakan jalan tersebut telah disampaikan berulang kali. Namun, menurutnya, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah nyata untuk melakukan perbaikan.


"Kami sudah lama komplain, tapi sampai sekarang tidak ada perbaikan. Ini jalan satu-satunya. Kalau hujan becek, kalau panas berdebu. Kami terpaksa blokade supaya didengar," ujar warga.


Menurut warga, jalan tersebut merupakan akses penting yang digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas, termasuk menuju pusat pelayanan, bekerja, maupun mengangkut hasil pertanian.


Karena itu, warga berharap aksi blokade tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bima dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Mereka meminta agar kondisi jalan segera ditinjau dan dilakukan perbaikan sehingga akses masyarakat kembali nyaman dan aman dilalui.


Warga juga berharap pemerintah tidak hanya merespons ketika terjadi aksi protes, tetapi dapat memberikan solusi permanen terhadap persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa O’o maupun pihak Kecamatan Donggo terkait aksi blokade tersebut, termasuk mengenai langkah yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti tuntutan warga. (Red

×