![]() |
| Aksi pemblokiran jalan terjadi di Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Senin (21/9/2026) |
BIMA, TM — Aksi pemblokiran jalan terjadi di Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Senin (21/9/2026). Aksi tersebut dilakukan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Madapangga sebagai bentuk protes terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai membutuhkan perhatian serius pemerintah.
Dalam aksinya, massa mendesak Bupati Bima segera merealisasikan anggaran perbaikan jalan lintas Rade-Dena dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya.
Selain menuntut realisasi anggaran, massa juga meminta Pemerintah Kabupaten Bima memberikan kepastian mengenai waktu pelaksanaan perbaikan jalan. Mereka menginginkan adanya kejelasan kapan pekerjaan perbaikan akan dimulai.
Tidak hanya pemerintah daerah, massa juga meminta DPRD Kabupaten Bima, khususnya anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Madapangga, untuk hadir dan menyampaikan sikap terkait persoalan infrastruktur tersebut.
Aliansi mahasiswa dan pemuda juga mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bima memberikan penjelasan secara langsung mengenai rencana serta jadwal perbaikan jalan yang menjadi tuntutan masyarakat.
Pemblokiran jalan tersebut menjadi bentuk tekanan massa agar pemerintah tidak hanya memberikan janji, tetapi segera memberikan kepastian terkait penanganan kondisi jalan yang selama ini menjadi perhatian warga.
Hingga berita ini ditulis, tuntutan massa berfokus pada tiga hal utama, yakni kepastian anggaran, kepastian waktu pelaksanaan perbaikan, serta penjelasan langsung dari pihak pemerintah dan DPRD terkait penanganan jalan lintas Rade-Dena.
Aksi tersebut menunjukkan adanya desakan dari masyarakat agar persoalan infrastruktur di wilayah Madapangga segera mendapatkan tindak lanjut yang jelas dari pemerintah daerah. (Red)


