-->

Notification

×

Pagar SDN 1 Piong Memprihatinkan, Sekolah Harap Perhatian Pemkab Bima

Saturday, August 15, 2026 | August 15, 2026 WIB | 2026-08-15T11:29:22Z

Kondisi Pagar SDN 1 Piong saat ini


Bima, TM — Kondisi pagar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bima, khususnya dinas terkait.


Hasil pantauan langsung media ini di lokasi menunjukkan, pagar bagian belakang dan sisi kiri sekolah masih menggunakan pagar kayu yang kondisinya sudah lapuk dan rapuh. Kondisi tersebut dinilai kurang memadai untuk memberikan keamanan bagi lingkungan sekolah.


Kepala SDN 1 Piong, Afan, S.Pd mengatakan pagar kayu tersebut telah digunakan dalam waktu cukup lama. Panjang pagar di bagian belakang sekolah diperkirakan mencapai sekitar 50 meter, sementara pagar di sisi kiri juga memiliki panjang kurang lebih 50 meter.


“Panjangnya sekitar 50 meter di belakang sekolah. Sementara di samping kiri sekolah sekitar 50 meter. Selama ini kami hanya menggunakan pagar kayu dan itu pun sudah lapuk,” ujar Afan belum lama ini.


Menurut Afan, sebelum dirinya menjabat sebagai kepala sekolah, SDN 1 Piong pernah mendapatkan program revitalisasi sekolah. Program tersebut mencakup perbaikan sejumlah ruangan, pembangunan toilet (WC), serta beberapa bangunan baru.


Namun, kebutuhan pembangunan pagar sekolah hingga kini belum terealisasi.


“Kami mendapat program rehabilitasi bangunan sekolah. Besar harapan kami ada program pembangunan pagar yang masuk di sekolah kami,” katanya.


Ia menjelaskan, pembangunan pagar sangat dibutuhkan untuk menunjang keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Selain sebagai pembatas area sekolah, pagar juga penting untuk mencegah hewan ternak maupun hewan lainnya keluar-masuk halaman sekolah.


“Agar ke depan sekolah lebih aman dan tidak ada lagi hewan yang keluar masuk halaman sekolah,” harapnya.


Pihak sekolah, lanjut Afan, telah menyampaikan kondisi tersebut kepada dinas terkait. Laporan itu diharapkan dapat menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti melalui program pembangunan maupun rehabilitasi pagar sekolah.


Pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Bima dapat melihat langsung kondisi fasilitas tersebut dan memasukkan pembangunan pagar SDN 1 Piong dalam program prioritas ke depan.


Bagi pihak sekolah, keberadaan pagar yang layak bukan hanya menyangkut tampilan lingkungan pendidikan, tetapi juga berkaitan dengan keamanan peserta didik, guru, serta seluruh aktivitas belajar mengajar.


Dengan kondisi pagar kayu yang mulai lapuk, perhatian pemerintah dinilai semakin penting agar fasilitas pendidikan di wilayah Kecamatan Sanggar dapat terus ditingkatkan secara menyeluruh.(Red)

×