-->

Notification

×

Dilepas Wagub NTB, Guru Muda Aulia Bawa Nama NTB ke Ningxia China

Tuesday, August 11, 2026 | August 11, 2026 WIB | 2026-08-11T14:33:34Z

Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri (kiri) dan Syarifah Aulia Rabani, M.Pd (kana) 

MATARAM, TM — Kabar membanggakan datang dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang guru muda asal NTB, Syarifah Aulia Rabani, M.Pd, terpilih menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam kegiatan 2026 Ningxia International Youth Friendship Camp di China.


Aulia yang merupakan guru di Sekolah Nasional Tiga Bahasa Budi Luhur, Mataram, menjadi satu dari dua guru asal NTB yang dipercaya mewakili Indonesia dalam kegiatan internasional tersebut.


Keberangkatan Aulia dilepas secara langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri. Dalam kesempatan tersebut, Wagub menyampaikan selamat sekaligus berpesan agar kesempatan langka itu dimanfaatkan sebaik mungkin.


Bagi Aulia, terpilih sebagai delegasi Indonesia merupakan kebahagiaan sekaligus kesempatan berharga untuk membawa nama NTB ke tingkat internasional.


“Saya akan bertemu dengan banyak teman nantinya. Saya akan bercerita tentang NTB dengan visinya yang mendunia,” ujar perempuan yang akrab disapa Miss Aulia tersebut.


Aulia dijadwalkan berangkat pada 13 Agustus 2026 dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga 19 Agustus 2026. Selama kegiatan, ia akan berkumpul bersama peserta dari sekitar 50 negara di Ningxia Hui Autonomous Region, China.


Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertemuan pemuda internasional, tetapi juga menjadi ruang pertukaran informasi, ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Para peserta akan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat setempat serta mengenal kehidupan dan budaya di China.


Kesempatan itu akan dimanfaatkan Aulia untuk memperkenalkan NTB, khususnya Lombok dan Sumbawa, kepada peserta dari berbagai negara.


“Tentu saya akan memperkenalkan NTB, Lombok dan Sumbawa di sana nanti,” tambahnya.


Aulia merupakan guru muda lulusan Universitas Islam Negeri Mataram. Di Sekolah Nasional Tiga Bahasa Budi Luhur, ia mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.


Perempuan putri pasangan Dewantoro dan Salmah itu memiliki darah campuran Sumbawa-Bima. Baginya, keikutsertaan dalam kegiatan internasional tersebut menjadi kesempatan untuk membawa identitas daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya NTB kepada dunia.


“Kami akan berangkat tanggal 13 Agustus. Sampai tanggal 19 Agustus kami berkumpul di Ningxia Hui Autonomous Region, salah satu provinsi di China,” tuturnya.


Aulia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman serta jejaring baru yang bermanfaat bagi dirinya maupun daerah.


“Doakan ya semoga sukses dan bisa bawa nama NTB mendunia,” ucap Aulia.


Sementara itu, Wagub NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Aulia sebagai delegasi Indonesia. Ia berharap Aulia dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, menyerap pengalaman dan pengetahuan sebanyak-banyaknya, sekaligus memperkenalkan potensi NTB kepada masyarakat internasional.


Keberangkatan Aulia menjadi kebanggaan tersendiri bagi NTB, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda dan tenaga pendidik daerah mampu tampil serta berkontribusi dalam forum internasional. (Red

×