-->

Notification

×

P3-TGAI 2026 Mulai Dikerjakan di Bima, 144 Titik Irigasi Siap Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Wednesday, July 22, 2026 | July 22, 2026 WIB | 2026-07-22T05:06:55Z

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026

Bima, TM – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 mulai dilaksanakan di sejumlah wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dimulainya program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama di beberapa lokasi, di antaranya Desa Dore dan Desa Nata, Kecamatan Palibelo, serta Desa Donggobolo dan Desa Risa, Kecamatan Woha.


Program yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para petani yang akan merasakan langsung manfaat peningkatan jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian.


Ketua Kelompok Tani So' Limbu Desa Dore, M. Said, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR atas terealisasinya program P3-TGAI di desanya.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR karena program P3-TGAI telah hadir di desa kami. Hari ini dilakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pekerjaan yang sangat dinantikan para petani," ujarnya.


Prosesi peletakan batu pertama dihadiri oleh kelompok tani, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengawas, serta pelaksana program dari Kementerian PUPR.


Kepala Desa Nata, Muh. Sukijo, menilai program tersebut memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan irigasi bagi lahan pertanian.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pelaksanaan program ini agar dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat maksimal bagi para petani," katanya.


Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA IV Wilayah Bima, Ir. Syamsuddin, ST., MT., menjelaskan bahwa kehadiran seluruh pemangku kepentingan pada kegiatan peletakan batu pertama menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan program agar berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.


Menurutnya, pada Tahun Anggaran 2026 terdapat sebanyak 144 titik P3-TGAI yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bima.

"P3-TGAI bukan hanya sekadar pembangunan fisik saluran irigasi, tetapi merupakan upaya nyata untuk meningkatkan manfaat air bagi sektor pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat pedesaan," jelasnya.


Ia menambahkan, program P3-TGAI merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi tersier berbasis partisipasi masyarakat.


Dengan perencanaan yang matang serta pengawasan yang optimal, seluruh pekerjaan diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Bima.


Program ini juga diharapkan menjadi penguat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (Red

×