![]() |
| Tambora Media / Al |
Bima, TM - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Sanggar memasuki hari keempat dengan menghadirkan praktisi pendidikan, Hj. Julaiha, S.Pd., sebagai pemateri utama.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Julaiha menyampaikan materi bertajuk "Bahaya Bullying dan Anti Perundungan" yang bertujuan meningkatkan kesadaran peserta didik baru tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Melalui penyampaian yang komunikatif dan interaktif, para siswa diajak memahami berbagai bentuk perundungan, dampaknya terhadap korban maupun pelaku, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Para peserta juga didorong untuk berani melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindakan perundungan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SMAN 1 Sanggar dalam mewujudkan MPLS yang Ramah, Cerdas, dan Berkarakter, sehingga peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali nilai-nilai karakter, empati, toleransi, dan saling menghormati.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Syafrudin, S.Pd., mengatakan bahwa materi anti-bullying sangat penting diberikan sejak awal masa sekolah agar para siswa memahami pentingnya membangun budaya sekolah yang positif dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
"Diharapkan seluruh peserta didik baru mampu menjadi pelopor terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan saling menghargai, sehingga semangat belajar dapat tumbuh dengan baik di SMAN 1 Sanggar," ujarnya.
Dengan kegiatan ini, SMAN 1 Sanggar menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. (Red)


