![]() |
| Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Universitas Muhammadiyah (UM) Bima dan Universitas Nggusuwaru (UNSWA) |
Tambora, TM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Universitas Muhammadiyah (UM) Bima dan Universitas Nggusuwaru (UNSWA) yang tergabung dalam Posko 14 Desa Kawinda To'i, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, menetapkan dua program unggulan yang menjadi fokus pengabdian kepada masyarakat, yakni Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak Usia Dini serta Seminar Pengembangan Pengelolaan Usaha Madu Murni Tambora.
Kedua program tersebut dipilih berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat serta potensi unggulan yang dimiliki Desa Kawinda To'i. Melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan ekonomi, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Ketua Posko 14 KKN Kolaboratif UM Bima–UNSWA, Muhammad Jihadul Haq, mengatakan bahwa pencegahan pernikahan usia dini menjadi salah satu isu penting yang perlu mendapat perhatian bersama. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat, khususnya remaja dan orang tua, sangat diperlukan agar generasi muda memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Selain itu, Posko 14 juga mengangkat potensi Madu Murni Tambora sebagai program pengembangan ekonomi masyarakat. Melalui seminar yang akan melibatkan berbagai pihak, mahasiswa ingin mendorong peningkatan kualitas pengelolaan, pemasaran, hingga nilai tambah produk madu lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"Keberhasilan program KKN tidak hanya bergantung pada mahasiswa, tetapi juga pada partisipasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh masyarakat Desa Kawinda To'i. Dengan semangat kolaborasi, kami optimistis seluruh program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Muhammad Jihadul Haq.
Ia menambahkan, pelaksanaan KKN Tematik Kolaboratif ini diharapkan menjadi wadah sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi desa.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, mahasiswa KKN UM Bima–UNSWA Posko 14 berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kawinda To'i, baik dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. (Red)


