-->

Notification

×

Harlah ke-27 LMND, Dialog Publik Bedah Arah Kebijakan Pendidikan NTB: "Pendidikan untuk Siapa?"

Sunday, July 12, 2026 | July 12, 2026 WIB | 2026-07-12T02:37:30Z
Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-27 Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), 


Mataram, TM – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-27 Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Eksekutif Kota (EK) LMND Kota Mataram menggelar dialog publik bertajuk "Pendidikan Untuk Siapa? Menakar Arah Kebijakan Gubernur NTB" di Kota Mataram, Sabtu (11/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi dan dialektika yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat untuk mengkaji arah kebijakan pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).


Acara dibuka dengan sambutan Ketua EK LMND Kota Mataram, Rangga Ananta Toer, yang menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir LMND bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat tradisi berpikir kritis serta mempertegas keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.


Menurutnya, selama 27 tahun perjalanan organisasi, LMND terus berkomitmen mengawal demokrasi dan memperjuangkan hak-hak masyarakat, termasuk hak memperoleh pendidikan yang adil, berkualitas, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.


"Dua puluh tujuh tahun LMND adalah perjalanan panjang perjuangan mahasiswa dalam mengawal demokrasi dan memperjuangkan hak-hak rakyat. Hari ini kita kembali bertanya, pendidikan itu sesungguhnya untuk siapa?" ujar Rangga dalam sambutannya.


Pertanyaan tersebut menjadi tema utama dalam dialog publik yang mengulas berbagai tantangan dunia pendidikan di NTB, mulai dari pemerataan akses pendidikan, kualitas layanan, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga arah kebijakan pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.


Para peserta dialog menyampaikan beragam pandangan dan gagasan konstruktif terkait pentingnya kebijakan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan.


Momentum Harlah ke-27 LMND juga dimanfaatkan sebagai ajakan kepada generasi muda untuk terus aktif mengawal kebijakan publik melalui diskusi ilmiah, gerakan intelektual, serta partisipasi dalam pembangunan daerah.


Melalui forum ini, LMND berharap lahir rekomendasi dan masukan yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi NTB dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. (Red)

×