![]() |
| Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Irwan, SH, dari Partai Gelora |
Bima, TM – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Irwan, SH, dari Partai Gelora, menegaskan pentingnya transparansi dalam proses harmonisasi anggaran daerah, khususnya terkait perubahan program-program pemerintah dalam APBD.
Menurutnya, harmonisasi anggaran bukan sekadar proses administratif, tetapi menjadi kunci bagi DPRD untuk mengetahui secara detail perubahan apa saja yang terjadi setelah pembahasan dan penetapan anggaran dilakukan.
Irwan menegaskan bahwa sebagai lembaga legislatif, DPRD memiliki fungsi pengawasan yang melekat, sehingga penting bagi anggota dewan untuk tetap terlibat dalam setiap dinamika perubahan anggaran.
“Melalui harmonisasi ini, kita bisa mengetahui perubahan apa saja yang terjadi dalam program pemerintah setelah anggaran diputuskan. DPRD juga harus dilibatkan karena kami memiliki fungsi pengawasan,” ujarnya Rabu (20/5/2026).
Ia juga menyoroti kekhawatiran terhadap potensi ketidaksesuaian antara program yang direncanakan dengan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, kondisi ini bisa menimbulkan pertanyaan dari masyarakat apabila program yang telah disepakati justru mengalami penundaan tanpa penjelasan yang jelas.
“Jangan sampai masyarakat bertanya-tanya, kenapa program ditunda atau tidak berjalan. Itu yang perlu kami jelaskan juga kepada rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Irwan mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum sepenuhnya memegang dokumen penting APBD, khususnya yang dikenal sebagai “buku tidur”, yang berisi rincian program dan kegiatan anggaran.
Padahal, dokumen tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang tugas pengawasan DPRD agar berjalan optimal dan transparan.
“Secara jujur, sampai hari ini dokumen APBD atau buku tidur itu belum kami pegang sepenuhnya. Padahal itu penting untuk kami sebagai perwakilan rakyat,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan tidak ada lagi kendala dalam akses dokumen anggaran, sehingga DPRD dapat menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan memastikan seluruh program pemerintah benar-benar berjalan sesuai perencanaan serta kebutuhan masyarakat. (Red)


