-->

Notification

×

Serap Aspirasi di Tiga Desa, Irwan Fokus Infrastruktur dan Edukasi Bahaya Narkoba

Friday, May 15, 2026 | May 15, 2026 WIB | 2026-05-15T14:37:49Z
Anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi Partai Gelora, Irwan, SH, melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 


BIMA, TM – Anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi Partai Gelora, Irwan, SH, melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Desa Kalampa, Desa Waduwani, dan Desa Risa. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penjaringan aspirasi masyarakat, tetapi juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan serta diskusi publik.


Dalam reses yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan aktivis, Irwan menyerahkan bantuan berupa kompor “Sun Rais mata seribu” masing-masing dua unit di setiap desa. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam kegiatan sosial seperti doa keluarga dan hajatan.


“Kompor mata seribu ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masak saat acara masyarakat, sehingga dapat membantu meringankan beban warga,” ujar Irwan, Jumat (15/5/2026).


Selain penyaluran bantuan, kegiatan reses juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Irwan mengungkapkan, mayoritas usulan yang disampaikan warga berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar, baik fisik maupun non-fisik.


“Aspirasi yang muncul antara lain rabat gang, lapen, talud, bronjong tebing, hingga penataan dan peningkatan jalan usaha tani,” jelasnya.


Lebih lanjut, Irwan menambahkan bahwa dalam rangkaian reses tersebut juga digelar diskusi publik mengenai bahaya narkoba dan penyakit sosial yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kalangan generasi muda. Diskusi ini menghadirkan narasumber dari DPRD Kabupaten Bima, Satres Narkoba, BNN Kabupaten Bima, serta Kesbangpolinmas.


“Isu narkoba menjadi perhatian serius. Melalui diskusi ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak muda, agar menjauhi penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.


Irwan memastikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun selama reses akan diperjuangkan melalui mekanisme resmi, baik melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD maupun diusulkan dalam program prioritas pemerintah daerah melalui APBD dan APBN.


Menurutnya, kebutuhan masyarakat di tiga desa tersebut merupakan kebutuhan mendasar yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.


Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar dalam menyusun program pembangunan tahunan benar-benar mengacu pada kebutuhan riil masyarakat, bukan berdasarkan kedekatan personal atau kepentingan politik tertentu.


“Perencanaan program harus berbasis skala prioritas dan kebutuhan masyarakat, bukan karena faktor kedekatan atau muatan politis,” tegas Irwan.


Adapun pelaksanaan reses berlangsung secara bertahap, yakni di Desa Kalampa pada 11 Mei, Desa Waduwani pada 12 Mei, dan Desa Risa pada 14 Mei 2026. Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berharap aspirasi mereka dapat segera direalisasikan. (Red

×