-->

Notification

×

Polisi Ungkap Pencurian Mobil dan 1.420 Liter Pertalite di Pekat, Dua Pelaku Ditangkap

Thursday, May 21, 2026 | May 21, 2026 WIB | 2026-05-21T12:47:07Z

Unit Reskrim Polres Dompu bersama Tim Opsnal Polsek Pekat berhasil mengungkap kasus pencurian satu unit mobil Suzuki Carry yang disertai puluhan jerigen bahan bakar minyak (BBM) 

DOMPU, TM – Unit Reskrim Polres Dompu bersama Tim Opsnal Polsek Pekat berhasil mengungkap kasus pencurian satu unit mobil Suzuki Carry yang disertai puluhan jerigen bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.


Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Kamis dini hari, 21 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WITA, setelah polisi menerima laporan dari korban bernama Mustamin. Korban melaporkan kehilangan mobilnya di Dusun Suka Mulia, Desa Kadindi Barat.


Berdasarkan hasil penyelidikan cepat, aparat kepolisian berhasil mengamankan dua dari tiga terduga pelaku. Keduanya masing-masing berinisial DS (26), warga Desa Beringin Jaya, dan AWP (24), warga Desa Pekat. Sementara satu pelaku lainnya berinisial R (32), yang juga berasal dari Desa Pekat, hingga kini masih dalam pengejaran petugas.


Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Suzuki Carry dengan nomor polisi EA 8154 H, 71 jerigen berisi BBM jenis Pertalite dengan total sekitar 1.420 liter, serta 24 jerigen kosong.


Kapolsek Pekat, IPTU Jubaidin, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat dan koordinasi intens antara Polsek Pekat dan Unit Reskrim Polres Dompu.


“Begitu menerima laporan dari korban, personel langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga berhasil mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Pekat.


Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Pekat untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih melakukan pengembangan kasus guna menangkap satu pelaku lainnya yang masih buron.


“Kasus ini masih dalam proses penyidikan dan akan terus dikembangkan,” tutupnya. (Red

×