![]() |
| Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Bima, Suryadin, M.SI |
BIMA, TM – Pemerintah Kabupaten Bima akhirnya angkat bicara terkait penumpukan sampah yang terjadi di sepanjang jalan provinsi di wilayah Kecamatan Woha. Kondisi tersebut sempat menjadi sorotan masyarakat karena dinilai mengganggu kenyamanan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Bima, Suryadin, dijelaskan bahwa penanganan sampah saat ini belum dapat berjalan optimal karena terkendala persoalan pembayaran gaji petugas kebersihan.
“Penanganan sampah di wilayah Kabupaten Bima belum bisa dilakukan secara maksimal karena petugas pengangkut sampah belum digaji,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Ia mengungkapkan, sebagian besar petugas kebersihan merupakan tenaga PPPK, sehingga mereka memilih untuk tidak bekerja sebelum hak mereka dipenuhi. Pembayaran gaji direncanakan mulai direalisasikan pada bulan Mei ini.
“Sampah belum bisa ditangani dengan baik karena para petugas belum mau bekerja sebelum gaji mereka dibayarkan. Insyaallah pembayaran mulai dilakukan Mei ini,” jelasnya.
Meski demikian, pemerintah daerah memastikan persoalan sampah tersebut akan ditangani secara bertahap setelah kendala administrasi dan pembayaran terselesaikan.
“Secara bertahap akan bisa ditangani,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bima juga diharapkan dapat segera menuntaskan persoalan ini agar kondisi lingkungan kembali bersih dan aktivitas masyarakat tidak terganggu. (Red)


