-->

Notification

×

228 CJH Kota Bima Resmi Dilepas, Wali Kota Titip Doa untuk Daerah di Tanah Suci

Thursday, April 30, 2026 | April 30, 2026 WIB | 2026-04-30T13:50:12Z
Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, bersama Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, secara resmi melepas keberangkatan 228 Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bima tahun 2026


KOTA BIMA, TM – Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, bersama Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, secara resmi melepas keberangkatan 228 Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bima tahun 2026, Kamis (30/4/2026).


Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di halaman Masjid HM. Nur A. Latif dan dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota Bima, mulai dari Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, hingga camat dan lurah.


Sebanyak 228 CJH tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 11 dan kloter 13. Masing-masing kloter berjumlah 114 orang dan dijadwalkan berangkat pada 3 Mei dan 6 Mei 2026.


Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.


“Jaga kesehatan, tetap disiplin, dan patuhi arahan petugas. Ini semua demi keselamatan dan kelancaran ibadah Bapak dan Ibu sekalian,” pesannya.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan saling membantu antarjamaah selama menjalankan ibadah di Makkah.


Selain itu, Pemerintah Kota Bima memastikan tetap memberikan pelayanan maksimal bagi para jamaah, meskipun di tengah keterbatasan fiskal daerah.


“Kami pastikan transportasi menuju embarkasi hingga kepulangan ke Kota Bima tetap difasilitasi. Ini bentuk tanggung jawab dan penghormatan kami kepada jamaah,” tegasnya.


Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan. Di akhir sambutannya, Wali Kota menitipkan harapan agar para jamaah turut mendoakan Kota Bima di Tanah Suci.


“Doakan Kota Bima agar selalu dalam lindungan Allah SWT, masyarakatnya rukun, dan dijauhkan dari musibah,” ujarnya.


Dengan penuh haru dan rasa bangga, pelepasan CJH Kota Bima tahun 2026 pun resmi dilakukan. Para jamaah diharapkan kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur. (Red

×