-->

Notification

×

WargaTolak Rencana Gerai Alfamart di Taloko - Sanggar, Khawatir Usaha Kecil Kehilangan Pembeli

Tuesday, March 10, 2026 | March 10, 2026 WIB | 2026-03-09T18:35:41Z


Bima,TM,. -  Rencana pembangunan gerai ritel modern Alfamart di Desa Taloko, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menuai penolakan dari sebagian masyarakat setempat. Warga khawatir kehadiran toko waralaba tersebut dapat mengancam keberlangsungan usaha kecil yang selama ini menjadi penopang ekonomi desa.


Penolakan itu disampaikan oleh sejumlah tokoh masyarakat serta pemilik warung tradisional yang merasa keberadaan ritel modern berpotensi menimbulkan persaingan tidak seimbang dengan usaha mikro milik warga. Masyarakat menilai gerai ritel modern memiliki keunggulan dari segi harga, promosi, hingga kelengkapan barang yang sulit ditandingi oleh warung kecil di desa.


“Kalau ritel modern masuk, kami khawatir pelanggan akan beralih. Warung-warung kecil bisa kehilangan pembeli,” ujar Nanang Senin (10/3/2026).


Menurutnya,.perekonomian masyarakat di Desa Taloko banyak ditopang oleh pelaku usaha mikro yang menjalankan usaha warung sembako di rumah mereka. Usaha tersebut tidak hanya menjadi sumber pendapatan keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Warga khawatir jika gerai ritel modern mulai beroperasi, dampaknya akan langsung terasa pada pendapatan para pemilik warung dan kios kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari usaha tersebut.

 

Selain persoalan ekonomi, masyarakat juga mempertanyakan proses perizinan pembangunan gerai ritel tersebut. Mereka meminta pemerintah desa dan pihak terkait agar lebih transparan serta melibatkan masyarakat dalam setiap rencana investasi yang akan masuk ke wilayah desa.


“Jangan sampai keputusan diambil tanpa mendengar suara masyarakat. Kami bukan menolak pembangunan, tetapi kami ingin pembangunan yang berpihak pada ekonomi warga,” kata salah satu tokoh masyarakat.


Ia berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat sebelum memberikan izin operasional kepada ritel modern tersebut. Menurutnya, perlindungan terhadap usaha kecil harus menjadi prioritas agar perekonomian desa tetap bertumpu pada kekuatan masyarakat lokal.


Hingga kini, penolakan terhadap rencana pembangunan gerai Alfamart di Desa Taloko masih terus disuarakan oleh masyarakat. Warga berharap ada dialog terbuka antara pihak perusahaan, pemerintah, dan masyarakat agar persoalan ini dapat diselesaikan secara bijak tanpa merugikan kepentingan warga setempat. (Red)

×