![]() |
| Iustrasi |
Bima,.TM - Menjelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bima mulai mempertanyakan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang hingga kini disebut belum masuk ke rekening sebagian pegawai. Keluhan tersebut ramai disampaikan melalui media sosial dan kolom komentar berbagai unggahan terkait informasi pencairan THR.
Beberapa ASN mengaku hingga saat ini dana THR belum mereka terima, padahal Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Salah satu warganet menuliskan bahwa THR belum masuk ke rekeningnya. Komentar serupa juga disampaikan oleh pengguna lain yang menanyakan kapan dana tersebut akan dicairkan.
Ada pula yang berharap proses penyaluran anggaran yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah dapat segera direalisasikan agar para pegawai dapat mempersiapkan kebutuhan Lebaran.
“Lebaran tinggal beberapa hari lagi,” tulis salah satu akun dalam komentarnya.
Percakapan di media sosial tersebut mencerminkan harapan para ASN agar pemerintah atau pihak terkait segera memastikan proses pencairan THR berjalan tepat waktu.
Hingga kini, para pegawai masih menunggu kepastian terkait jadwal pencairan dana tersebut.
Sebelumnua, Kepala BPKAD Kabupaten Bima Aries Munandar, ST.,MT Jumat (13/3) memaparkan, komponen THR tersebut dialokasikan kepada 5.796 PNS dengan total Rp. 29,6 milyar. Dari jumlah tersebut sebanyak Rp 10,25 milyar diperuntukkan bagi 1.667 PNS golongan IV, Rp 17,63 bagi 3.673 PNS Golongan III, Rp 1,71 milyar untuk 450 PNS Golongan II dan Rp 19 juta untuk 6 PNS golongan I. Selain PNS, pemerintah juga mengalokasikan Rp 20,3 milyar untuk alokasi pembayaran THR 6.003 tenaga PPPK.(Red)


