![]() |
| Wakil Bupati Bima, dr. rfan Zubaidy |
BIMA, TM – Pemerintah Kabupaten Bima menggelar rapat evaluasi pelaksanaan program strategis “Selasa Menyapa” tahun 2025 sekaligus memantapkan rencana pelaksanaan untuk tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Senin (6/4/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bima, Irfan Zubaidy, didampingi Inspektur Kabupaten Bima Iwan Setiawan, SE, Asisten Administrasi Umum Drs. Aris Gunawan, serta Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Taufik, ST, MT. Turut hadir para kepala perangkat daerah, tenaga ahli bupati, tim pelaksana, dan sekretariat program.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya inovasi program di tengah keterbatasan fiskal daerah. Ia menyebut “Selasa Menyapa” sebagai salah satu program efektif yang relatif minim biaya, namun mampu memberikan dampak sosial dan politik yang signifikan bagi masyarakat.
“Program ini menjadi solusi pendekatan langsung pemerintah kepada masyarakat. Walaupun dengan anggaran terbatas, dampaknya sangat terasa,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2025 program tersebut telah menjangkau 31 desa di 18 kecamatan. Sementara untuk tahun 2026, cakupan program direncanakan meningkat menjadi 36 desa di 18 kecamatan.
Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan, Wakil Bupati menyampaikan sejumlah poin evaluasi. Di antaranya penguatan koordinasi antara tim pemerintah daerah dengan tim di tingkat desa dan kecamatan, peningkatan kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lapangan, serta penetapan target layanan publik yang jelas bagi setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu, ia juga mendorong keterlibatan berbagai pihak eksternal seperti pengusaha swasta, BUMD, unsur TNI dan Polri, serta mitra kerja pemerintah daerah guna memperkuat pembangunan desa secara kolaboratif.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Taufik, ST, MT selaku Ketua Tim Pelaksana Program menyampaikan bahwa pelaksanaan “Selasa Menyapa” tahun 2026 dijadwalkan berlangsung mulai April hingga Desember.
“Berdasarkan agenda yang telah disusun, kegiatan akan dilaksanakan di 36 desa yang tersebar di 18 kecamatan,” jelasnya.
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Bima berharap program “Selasa Menyapa” semakin optimal dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat pelayanan publik di tingkat desa. (Red)


