-->

Notification

×

Dishub Kota Bima Pastikan Parkir Paruga Na’e Tertib, Isu PremanTak Terbukti

Thursday, April 16, 2026 | April 16, 2026 WIB | 2026-04-16T11:04:05Z

Dishub Kota Bima memastikan praktik parkir di kawasan Convention Paruga Na’e berjalan tertib dan sesuai aturan.

KOTA BIMA, TM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bima memastikan praktik parkir di kawasan Convention Paruga Na’e berjalan tertib dan sesuai aturan. Hasil penertiban yang dilakukan pada Kamis (16/4/2026) tidak menemukan adanya unsur premanisme seperti yang sempat dikhawatirkan masyarakat.


Kepala Dishub Kota Bima, Is Fahmi, menegaskan bahwa dari hasil penyisiran di lapangan, petugas hanya menemukan juru parkir yang tidak dilengkapi atribut resmi.


“Tidak ada preman. Yang ditemukan hanya jukir tanpa ID card dan rompi. Mereka sudah kami tertibkan dan diminta pulang,” tegasnya.


Menurutnya, saat ini seluruh juru parkir yang beroperasi di Paruga Na’e telah menggunakan atribut resmi, termasuk rompi dan karcis parkir sebagai bentuk transparansi pelayanan kepada masyarakat.


“Semua jukir wajib pakai rompi dan memberikan karcis. Tarif yang ditarik juga harus sesuai ketentuan,” jelasnya.


Penertiban yang berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 17.00 WITA itu melibatkan lintas unsur, mulai dari seluruh pegawai Dishub, personel TNI, jajaran Polsek Rasanae Barat, hingga pihak kecamatan dan kelurahan setempat.


Dalam operasi tersebut, petugas juga menemukan beberapa juru parkir tanpa identitas resmi. Mereka kemudian ditangani secara persuasif dan diserahkan ke pihak kelurahan untuk pembinaan lebih lanjut.


Dishub Kota Bima juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi praktik parkir di lapangan. Warga diimbau tidak membayar parkir jika tidak diberikan karcis resmi oleh petugas.


“Kalau tidak ada karcis, jangan dibayar. Itu bagian dari pengawasan masyarakat,” imbaunya.


Ke depan, Dishub memastikan penertiban serupa akan terus dilakukan, terutama saat ada kegiatan di Paruga Na’e, guna menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan publik.


Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas keresahan masyarakat serta komitmen pemerintah dalam memastikan pengelolaan parkir yang transparan dan bebas dari praktik ilegal. (Red

×