-->

Notification

×

Umi Dinda Buka Rinjani Travel Mart 2026, Pariwisata NTB Didorong Tembus Pasar Global

Wednesday, October 14, 2026 | October 14, 2026 WIB | 2026-10-14T05:19:10Z

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, secara resmi membuka 7th Rinjani Travel Mart 2026. 

MATARAM, TM – Potensi pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali dipromosikan ke pasar internasional melalui gelaran 7th Rinjani Travel Mart 2026. Kegiatan yang mempertemukan pelaku industri perjalanan wisata dari dalam dan luar negeri ini menargetkan sekitar 100 buyer atau agen perjalanan untuk membuka peluang kerja sama sekaligus memperluas pemasaran destinasi unggulan NTB.


Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, secara resmi membuka kegiatan bertema Connecting People, Elevating Tourism tersebut di Ballroom Prime Park Hotel Mataram, Selasa (13/10/2026). Rinjani Travel Mart dijadwalkan berlangsung hingga 15 Oktober 2026.


Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara, di antaranya China, Uni Emirat Arab, Timor-Leste, dan Malaysia. Kehadiran para buyer diharapkan menjadi peluang bagi pelaku pariwisata NTB untuk memperluas jaringan bisnis dan menjangkau pasar wisatawan yang lebih luas.


Wakil Gubernur yang akrab disapa Umi Dinda itu menegaskan bahwa penguatan promosi pariwisata membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri perjalanan. Menurutnya, Lombok dan Sumbawa memiliki potensi alam serta kekayaan budaya yang dapat dikembangkan menjadi paket wisata unggulan.


Keberagaman budaya Sasak, Samawa, dan Mbojo dinilai menjadi daya tarik tersendiri yang dapat memperkuat karakter pariwisata NTB di tengah persaingan destinasi wisata, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Selain keindahan alam dan budaya, Umi Dinda juga menyoroti ajang MotoGP Mandalika sebagai salah satu magnet promosi pariwisata NTB di mata dunia.


Menurutnya, penyelenggaraan MotoGP tahun ini menarik sekitar 157 ribu penonton, meningkat 12,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tingginya jumlah penonton tersebut menjadi peluang untuk mendorong wisatawan memperpanjang kunjungan dan menjelajahi berbagai destinasi lain di NTB.


NTB juga memiliki peluang memperkuat paket wisata terpadu bersama Bali dan Labuan Bajo. Kolaborasi antardestinasi ini diharapkan mampu memperluas konektivitas perjalanan wisata sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi wisatawan mancanegara.


Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP ASITA, Edwin Ismedi Himna, menilai Rinjani Travel Mart menjadi ruang strategis bagi pelaku industri perjalanan untuk memperluas jaringan, bertukar informasi pasar, dan membangun kerja sama pemasaran dengan mitra potensial.


Namun, masukan dari para buyer juga menyoroti sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian, terutama promosi destinasi di Pulau Sumbawa, peningkatan akses transportasi, penguatan kualitas layanan wisata, serta keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun masyarakat lokal.


Aspek-aspek tersebut dinilai penting agar promosi pariwisata tidak hanya berfokus pada pengenalan destinasi, tetapi juga didukung kesiapan akses, pelayanan, dan produk wisata yang mampu memenuhi kebutuhan wisatawan.


Melalui pelaksanaan 7th Rinjani Travel Mart 2026, Pemerintah Provinsi NTB berharap promosi pariwisata dapat menghasilkan kerja sama konkret dengan agen perjalanan, membuka akses ke pasar baru, serta meningkatkan kunjungan wisatawan.


Lebih dari itu, pengembangan sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan komunitas lokal di berbagai destinasi wisata Lombok maupun Pulau Sumbawa. (Red) 

×