![]() |
| Kondisi Heti (43), warga Desa Kowo, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, |
BIMA, TM — Di tengah kondisi rumah yang nyaris tak layak huni, seorang ibu bernama Heti (43), warga Desa Kowo, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), harus menjalani hari-harinya dalam kondisi kesehatan yang memprihatinkan.
Ibu Heti disebut mengalami penyakit serius yang membuat dirinya tidak lagi mampu bergerak secara bebas. Kondisinya juga disertai keluhan berupa kelumpuhan, pembengkakan pada bagian perut, serta gangguan pencernaan.
Untuk menjalani aktivitas sehari-hari, ia kini harus bergantung pada bantuan orang lain.
Di tengah perjuangan menghadapi kondisi kesehatan tersebut, keadaan tempat tinggal Ibu Heti semakin menambah beban hidupnya. Rumah sederhana yang ditempatinya berada dalam kondisi memprihatinkan dan dinilai jauh dari standar hunian yang sehat dan layak.
Dinding rumah sebagian besar terbuat dari seng dan kayu yang sudah lapuk. Sementara bagian atap hanya ditutupi terpal plastik yang kondisinya sudah berlubang.
Kondisi serupa terlihat pada bagian dapur. Lantainya masih berupa tanah dengan dinding papan sederhana yang hanya menjadi pembatas ruangan.
Bagi seorang ibu yang sedang membutuhkan perawatan dan perhatian medis, kondisi hunian seperti itu tentu menjadi persoalan serius. Lingkungan tempat tinggal yang tidak memadai dapat semakin menyulitkan dirinya dalam menjalani aktivitas dan proses pemulihan.
Di tengah keterbatasan ekonomi, Ibu Heti kini hanya bisa berharap adanya kepedulian dari pemerintah, masyarakat, maupun para dermawan.
Bantuan yang diharapkan bukan hanya untuk mendapatkan akses perawatan medis yang layak, tetapi juga hunian yang lebih sehat, aman, dan manusiawi.
Kisah Ibu Heti menjadi gambaran bahwa masih ada warga yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Di balik rumah sederhana yang kondisinya nyaris roboh, terdapat seorang ibu yang tengah berjuang menghadapi keterbatasan fisik dan kondisi kehidupan yang serba sulit.
Kini, uluran tangan berbagai pihak diharapkan dapat membantu meringankan beban Ibu Heti, sehingga ia dapat memperoleh perawatan yang lebih baik dan tempat tinggal yang lebih layak.
Kepedulian kecil dari banyak orang dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang sedang berjuang. (Red)


