-->

Notification

×

Pemkot Bima Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 1447 H

Wednesday, May 13, 2026 | May 13, 2026 WIB | 2026-05-13T07:44:21Z

Tambora media / AI

Kota Bima, TM – Menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Pertanian memperketat pengawasan terhadap hewan kurban guna memastikan pelaksanaannya berjalan aman, sehat, dan sesuai ketentuan syariat serta standar kesehatan masyarakat.


Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Abdul Najir, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin hewan kurban dan daging yang dikonsumsi masyarakat memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).


“Pemerintah ingin memastikan seluruh proses pemotongan hewan kurban berlangsung higienis, sesuai standar kesehatan, serta tetap memperhatikan kesejahteraan hewan dan keamanan pangan,” ujarnya, Rabu (13/05).


Ia menjelaskan, pemotongan hewan kurban seperti sapi dan kerbau sangat dianjurkan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) yang telah memenuhi standar teknis, sanitasi, dan kesejahteraan hewan. Namun, apabila pemotongan dilakukan di luar RPH, wajib berada di bawah pengawasan petugas teknis dari Dinas Pertanian.


Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Pertanian Kota Bima akan menurunkan petugas di seluruh kelurahan. Mereka akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih (ante mortem) dan setelah disembelih (post mortem), sekaligus mendata jumlah hewan kurban di setiap wilayah.


Adapun syarat hewan kurban yang layak dipotong antara lain dalam kondisi sehat secara klinis, tidak menunjukkan gejala penyakit, cukup umur sesuai syariat, tidak cacat, serta memenuhi kriteria kelayakan sebagai hewan kurban.


Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya standar kebersihan di lokasi pemotongan. Beberapa di antaranya meliputi ketersediaan air bersih, fasilitas penanganan limbah, penggunaan alat yang higienis, serta pemisahan area hewan hidup dan area pengolahan daging guna mencegah kontaminasi.


Tak hanya proses penyembelihan, distribusi daging kurban juga menjadi perhatian. Masyarakat diimbau menggunakan wadah bersih dan aman serta memperhatikan waktu distribusi agar kualitas daging tetap terjaga saat diterima.


Dinas Pertanian Kota Bima juga membuka layanan pelaporan bagi masyarakat yang akan melaksanakan pemotongan hewan kurban melalui kelurahan masing-masing. Sementara bagi instansi atau perorangan yang ingin melakukan pemotongan di RPH Ruminansia Asakota, dapat berkoordinasi langsung dengan petugas setempat.


Dengan pengawasan yang lebih ketat dan keterlibatan aktif petugas di lapangan, Pemerintah Kota Bima berharap pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar, aman, sehat, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat. (Red

×