![]() |
| Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Bima, Muhammad Hasyim |
KOTA BIMA, TM — Menjelang pelaksanaan Festival Rimpu Mantika 2026 pada 25 April 2026, Pemerintah Kota Bima mematangkan berbagai persiapan, termasuk pengaturan kawasan Lapangan Serasuba sebagai pusat aktivitas masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Bima, Muhammad Hasyim, menegaskan bahwa penataan kawasan bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga bagian penting dari strategi komunikasi publik dalam menyukseskan festival tahunan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan festival tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari keteraturan informasi serta kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Penataan lapak ini harus dipahami sebagai upaya menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan tertib. Informasi yang jelas harus sampai ke seluruh pedagang agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan,” ujarnya, Senin (20/04/2026).
Pemkot Bima telah menetapkan zona berjualan secara spesifik, yakni di bagian utara lapangan (sebelah kanan jalan, tidak termasuk area depan BRI dan Pendopo) serta di sisi timur yang berhadapan dengan Asi Mbojo. Penentuan lokasi ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Ia juga menegaskan bahwa pedagang dilarang berjualan di داخل area Lapangan Serasuba, mengingat kawasan tersebut masih dalam tahap pengerjaan lanjutan.
“Kami mendorong semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang keliru terkait lokasi berjualan. Semua sudah diatur dan harus diikuti,” tegasnya.
Sebagai bagian dari strategi mengantisipasi lonjakan pengunjung, pagar seng di sekitar lapangan akan dibuka sementara. Langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran arus massa, terutama di titik akhir pawai Rimpu Mantika yang berakhir di kawasan Asi Mbojo.
Kawasan Serasuba sendiri akan difungsikan sebagai buffer zone guna mengurai kepadatan dan memastikan keamanan serta kenyamanan pengunjung selama festival berlangsung.
“Pesannya sederhana: patuhi aturan, pahami informasi resmi, dan bersama-sama kita sukseskan festival ini tanpa gangguan,” tutupnya. (Red)


