-->

Notification

×

Bentrokan Warga Melayu–Soro di Lambu Dipicu Pemanahan, Tiga Pelaku Ditangkap dalam 24 Jam

Sunday, March 22, 2026 | March 22, 2026 WIB | 2026-03-22T04:35:18Z

Ilustrasi Google Al

Bima, TM– Bentrokan antar warga Desa Melayu dan Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, pecah pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Insiden ini dipicu aksi pemanahan oleh sekelompok pemuda di Jalan Lintas Lambu–Sape.


Aparat kepolisian bergerak cepat merespons kejadian tersebut. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tiga terduga pelaku berhasil diamankan.

Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa personel gabungan langsung turun ke lokasi guna mengendalikan situasi dan mencegah konflik meluas.


“Personel gabungan segera mendatangi tempat kejadian untuk mengendalikan situasi dan mencegah konflik meluas,” ujarnya.


Akibat bentrokan tersebut, dua warga dilaporkan mengalami luka serius. K (24), warga Desa Melayu, mengalami luka robek pada mata kaki kanan. Sementara A.R alias A (20), warga Desa Soro, mengalami luka robek di bagian belakang kaki kanan.


Dalam penanganan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu bilah parang, dua ketapel panah, dan tiga anak panah.


Tiga pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial D.E alias D (20), S.U alias D (26), dan F.E (24). Ketiganya kini ditahan di Mapolres Bima Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat, di antaranya berinisial O, S alias L, serta dua orang lainnya yang belum teridentifikasi.


Kronologi Kejadian


Peristiwa bermula saat korban bersama rekannya tengah duduk di depan rumah warga di Desa Melayu. Tiba-tiba, sekelompok orang yang dipimpin D.E alias D datang membawa senjata tajam dan melakukan pengancaman.


Tak lama berselang, dua pelaku lain yang membawa panah langsung menyerang korban hingga menyebabkan luka serius. 


Setelah melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri dan sempat dikejar warga hingga ke arah Dusun B.


Situasi sempat mereda setelah aparat Polsek Lambu turun tangan. Namun sekitar 20 menit kemudian, ketegangan kembali memuncak saat salah satu kelompok kembali datang membawa senjata tajam, sehingga memicu bentrokan lanjutan antar warga.


Imbauan Kepolisian


Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri serta memperketat pengamanan di lokasi guna mencegah konflik susulan.

Polres Bima Kota mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing provokasi.


“Percayakan penanganan kepada pihak kepolisian demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.

Polisi juga memastikan akan menindak tegas seluruh pelaku sesuai hukum yang berlaku. (Red)

×