-->

Notification

×

Amahami Kian Kumuh, Tumpukan Sampah Rusak Keindahan Ikon Kota Bima

Monday, October 19, 2026 | October 19, 2026 WIB | 2026-10-19T14:07:17Z

Kondisi Sampah di pantai Taman Amahami Kota Bima

BIMA, TM – Pemandangan memprihatinkan terlihat di kawasan Taman Amahami, Kota Bima. Destinasi yang menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat tersebut kini tercoreng oleh tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai.


Berdasarkan pantauan Tambora Media di lokasi, berbagai jenis sampah domestik, mulai dari plastik, botol minuman, sisa makanan, hingga kayu dan dedaunan, tampak menumpuk di kawasan pesisir. Kondisi tersebut membuat wajah pantai terlihat kumuh dan mengurangi kenyamanan pengunjung.


Ironisnya, Taman Amahami selama ini menjadi salah satu ruang publik favorit masyarakat Kota Bima. Kawasan tersebut kerap dimanfaatkan warga untuk berolahraga pada pagi hari, bersantai bersama keluarga, hingga menjadi lokasi berbagai kegiatan dan agenda daerah.


Namun, keberadaan tumpukan sampah yang mencemari kawasan pantai menimbulkan kesan kontras dengan potensi wisata yang dimiliki Amahami. Keindahan pesisir yang seharusnya menjadi daya tarik justru terganggu oleh persoalan kebersihan lingkungan.


Jika tidak segera ditangani, sampah yang menumpuk berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, mengganggu aktivitas pengunjung, serta mencemari lingkungan pesisir dan ekosistem laut. Kondisi ini juga dapat memengaruhi citra pariwisata Kota Bima di mata masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah.


Persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Bima, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), agar penanganan sampah di kawasan wisata itu tidak sekadar bersifat sementara.


Pembersihan secara menyeluruh, pengangkutan sampah secara berkala, penyediaan tempat sampah yang memadai, serta pengawasan terhadap kebiasaan membuang sampah sembarangan dinilai penting untuk menjaga kebersihan kawasan Taman Amahami.


Selain peran pemerintah, kesadaran masyarakat dan para pengunjung juga menjadi faktor penting. Pengunjung diharapkan tidak membuang sampah sembarangan dan turut menjaga fasilitas umum agar kawasan wisata tetap bersih dan nyaman.


Taman Amahami bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan juga salah satu wajah Kota Bima. Karena itu, menjaga kebersihannya merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan tindakan nyata, bukan hanya imbauan.


Masyarakat berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian dan penanganan serius agar Taman Amahami kembali bersih, tertata, dan layak menjadi kebanggaan warga Kota Bima. (Red) 


Tambora Media — Ungkap Fakta di Balik Data.

×