![]() |
| Calon Ketua KONI Nusa Tenggara Barat |
MATARAM, TM — Persaingan memperebutkan kursi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030 semakin mengerucut. Dua nama kuat kini menjadi sorotan: petahana "Mori Hanafi" yang juga Anggota DPR RI Dapil Pulau Sumbawa, dan Gubernur NTB "Lalu Muhamad Iqbal".
Tahapan penjaringan memasuki babak penting setelah Lalu Muhamad Iqbal resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua KONI NTB kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI NTB pada Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 15.35 WITA di Kantor KONI NTB, Mataram.
Sementara itu, Mori Hanafi diketahui telah lebih dulu mendaftarkan diri pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Peta Dukungan Masih Dinamis
Kedua kubu sama-sama mengklaim telah mengantongi dukungan. Kubu Iqbal menyebut mendapat dukungan dari sejumlah KONI kabupaten/kota dan cabang olahraga (cabor). Di sisi lain, kubu Mori Hanafi juga mengklaim memperoleh dukungan dari sejumlah cabor.
Namun angka dukungan yang beredar di pemberitaan belum bisa dijadikan patokan akhir. Proses penjaringan dan verifikasi masih berlangsung. Penentuan kandidat dan dukungan sah tetap berada di tangan TPP KONI NTB dan akan diputuskan dalam forum Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB.
Serukan Kondusivitas Jelang Musorprov
Di tengah persaingan, kedua kubu sama-sama menyerukan agar proses pemilihan berlangsung damai, sportif, dan bebas dari intervensi.
Mori Hanafi mengajak seluruh insan olahraga menjaga sportivitas. Senada, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal juga mengimbau agar suasana tetap kondusif.
Persaingan ini dinilai tidak boleh mengganggu agenda besar pembinaan olahraga NTB. Pasalnya, NTB bersama NTT akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Siapa pun yang terpilih nantinya akan memikul tanggung jawab besar dalam mempersiapkan atlet dan mendongkrak prestasi olahraga NTB.
Bukan Sekadar Perebutan Jabatan
Kursi Ketua KONI NTB periode 2026–2030 bukan hanya soal jumlah dukungan. Pemimpin baru akan memegang peran strategis dalam mengarahkan pembinaan atlet, koordinasi dengan KONI kabupaten/kota dan cabor, serta mempersiapkan NTB menghadapi agenda olahraga nasional, terutama PON 2028.
Pertanyaannya kini: IQBAL atau MORI?
Jawabannya akan ditentukan melalui mekanisme organisasi dan Musorprov KONI NTB dalam waktu dekat.
Tambora Media akan terus mengawal dinamika perebutan kursi Ketua KONI NTB dengan fakta dan informasi terverifikasi. (Red)
Sumber: Radar Lombok


