![]() |
| Barang Bukti diamankan Polisi |
BIMA, TM – Bukan hanya air minum dan bekal makanan yang ditemukan petugas saat melakukan pemeriksaan terhadap pendaki di jalur Gunung Tambora. Petugas gabungan justru menemukan lima klip berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.
Temuan tersebut terjadi di jalur pendakian Gunung Tambora, Desa Oi Bura, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 15.30 Wita.
Saat itu, personel gabungan dari Polsek Tambora, TNI, Balai Taman Nasional, dan Polisi Kehutanan (Polhut) tengah melaksanakan patroli sekaligus pemeriksaan terhadap barang bawaan para pendaki.
Di tengah pemeriksaan, seorang pendaki berinisial RH (19), warga Desa Labuhan Kananga, Kabupaten Bima, disebut menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.
Ketika hendak diperiksa lebih lanjut, RH justru memilih melarikan diri. Namun, sebelum kabur, petugas melihat yang bersangkutan membuang sebuah dompet kecil.
Petugas kemudian memeriksa dompet tersebut. Dari dalamnya ditemukan lima klip berisi kristal putih yang diduga sabu, serta sejumlah alat yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkotika.
Kapolsek Tambora Iptu Suhadak mengatakan, barang yang ditemukan tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti.
Selanjutnya, pada Selasa (18/8/2026), barang bukti diserahkan kepada penyidik Satresnarkoba Polres Bima untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kasat Resnarkoba Polres Bima AKP Dediansyah membenarkan pihaknya telah menerima lima poket barang yang diduga sabu tersebut.
Polisi saat ini masih melakukan pendalaman untuk memastikan kandungan barang yang diamankan sekaligus mengungkap siapa pemilik sebenarnya.
Sementara itu, keberadaan RH yang disebut melarikan diri saat hendak diperiksa juga masih dalam penelusuran aparat.
Temuan ini menjadi perhatian tersendiri lantaran barang yang diduga narkotika tersebut ditemukan di jalur pendakian Gunung Tambora, kawasan yang merupakan destinasi wisata sekaligus bagian dari kawasan konservasi.
Aparat masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut untuk mengungkap asal-usul barang yang diduga narkotika serta memastikan keterlibatan pihak-pihak lain. (Red)


