-->
×

Disnakertrans Bima Perkuat Soft Skill Peserta LLK, Siapkan Tenaga Kerja Berkarakter dan Siap Bersaing

Friday, June 26, 2026 | June 26, 2026 WIB | 2026-06-26T07:07:51Z

Pembekalan soft skill pada peserta pelatihan kejuruan

Bima, TM – UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pembekalan soft skill kepada peserta pelatihan kejuruan. Materi yang menitikberatkan pada pembinaan fisik, mental, dan disiplin tersebut diberikan kepada peserta pelatihan Operator Komputer, Teknisi Handphone (HP), dan Teknisi Air Conditioner (AC).


Kegiatan pembinaan menghadirkan instruktur dari Kompi Senapan A Yonif 742/SWY Bima, yakni Pratu Rizki Pratama dan Pratu Syaddad Al Husendari. Selama pelatihan, peserta mengikuti berbagai materi yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, menanamkan jiwa kepemimpinan, serta membangun semangat kerja sama sebagai bekal memasuki dunia kerja.


Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Semangat dan kekompakan yang ditunjukkan menjadi cerminan keseriusan mereka dalam mempersiapkan diri menjadi tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing.


Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima, H. M. Syaeful Bahri, S.T., M.Si., mengatakan bahwa penguatan soft skill merupakan bagian penting dari setiap program pelatihan yang dilaksanakan UPTD LLK.


"Melalui pembinaan ini, kami berharap peserta tidak hanya menguasai keterampilan teknis sesuai bidang kejuruan masing-masing, tetapi juga memiliki karakter profesional, disiplin, serta mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri," ujarnya.


Ia menambahkan, semangat yang ditunjukkan para peserta menjadi indikator bahwa pelatihan yang diberikan bukan sekadar transfer keterampilan, tetapi juga proses pembentukan karakter sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.


Sementara itu, instruktur menegaskan bahwa soft skill merupakan pengendali dari hard skill. Menurutnya, kemampuan teknis yang baik tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung oleh disiplin, etika kerja, komunikasi yang efektif, serta mental yang kuat.


"Ilmu dan keterampilan yang dimiliki akan menjadi sia-sia jika tidak dibarengi dengan karakter, disiplin, dan tanggung jawab. Karena itu, pembentukan mental menjadi bagian penting dalam setiap pelatihan," tegas instruktur saat memberikan motivasi kepada para peserta.


Melalui kombinasi penguasaan hard skill dan soft skill, Disnakertrans Kabupaten Bima berharap lulusan pelatihan UPTD LLK mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten, berkarakter, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun dunia industri.(Red)

×